Reflection, or You?

Reflection, or You?

  • WpView
    Reads 581
  • WpVote
    Votes 96
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 30, 2024
Halilintar tidak akan mati. Raganya diberi kelebihan untuk melewati batas umur manusia. Tetapi baginya, keabadian adalah kutukan. Ekor matanya menangkap kelibat dua orang yang sangat ia kenali, seakan mendapatkan jiwanya kembali, ia merasa hidup sekali lagi. Adik-adiknya kembali.
All Rights Reserved
#60
trioori
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✔] HEY TWINS!
  • Bukan Sebatas Kekuatan I (complete)
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Star - Gempa (End)
  • K E T O S [SU]
  • kisah tiga kakak tertua
  • Thousand Cranes[✓]
  • 7 My Brother [Season 2 End]
  • Home

Dia Halilintar si pengagum benda-benda langit pula sang pemilik senyum indah yang mencari arti kebahagiaan yang sebenarnya. "Aku muak.". "Al, kenapa pengen jadi VTuber?". Baru saja tenang dalam gulungan selimut selepas menjalani kewajibannya sebagai seorang muslim, Halilintar malah kembali ditegangkan oleh situasi saat Amato datang ke kamarnya dan mengecek hasil ulangan hariannya. "Ayo mulai dari awal, kisah kita yang jauh lebih manis. Hanya tentang cinta dan kasih sayang tanpa adanya perpisahan lagi," Gempa mengatakan kalimat tersebut dengan lembut di akhir ucapannya. "Aku takut kalau kita gak bisa ketemu lagi," Wasit mengangkat tangan Taufan sebagai tanda kemenangan. "Kenapa bukan kamu aja yang mati?" terdengar tenang namun menyakitkan. Amato dibutakan oleh amarah, dia tidak peduli lagi dengan ucapannya yang akan menyakiti Halilintar. "Halilintar mengalami pneumonia karena infeksi paru-paru yang cukup parah," kata dokter itu, suaranya tenang. "Ayah, sakit ..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines