Atap Rumah

Atap Rumah

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 30, 2024
Saat kau lupa untuk merasakan kehangatan rumah, maka sesungguhnya atap rumahmu sudah rapuh. Mungkin sudah ada yang retak, pecah, terlepas dari kehangatan rumahmu. Itu yang dirasakan hatimu. Sejauh apapun kau pergi, kau ingin kembali mencari hakikat kehangatan rumahmu. Meski Tuhan memberimu banyak tempat untuk berteduh, tetap. Kau ingin kembali kepada hangatnya rumahmu.
All Rights Reserved
#137
keluargacemara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Cemara tapi di dalam nya berantakan"
  • Atma Niscala
  • Halycon
  • My beloved, My home
  • Rindu rumah [END]
  • Orang - Orang Menganggapku Rumah, Namun Rumahku Siapa?
  • UNREQUITED LOVE
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • Hai, Kak! (END)

Citra selalu percaya bahwa keluarga adalah tempat ternyaman untuk pulang. Namun, bagi dirinya, rumah justru menjadi tempat yang paling menyesakkan. Di depan orang lain, Ayahnya tampak seperti sosok yang penyayang dan bertanggung jawab. Tapi di balik pintu rumah, hanya kemarahan dan tuntutan yang ia terima. Setiap kata yang keluar dari mulut Ayah lebih sering berupa bentakan daripada nasihat. Setiap harinya, ia harus belajar menahan air mata, berharap suatu hari Ayah akan melihatnya sebagai seorang anak, bukan sekadar seseorang yang harus selalu ia kontrol. Namun, harapan itu perlahan pudar. Saat semua luka semakin dalam dan kata-kata tak lagi didengar, Citra menyadari satu hal: ia telah kehilangan sosok Ayah, bahkan sebelum ia bisa benar-benar mengenalnya. Kisah ini adalah tentang perjalanan seorang anak perempuan yang berusaha bangkit dari bayangan masa lalu. Tentang keberanian untuk melepaskan, meski yang dilepaskan adalah seseorang yang seharusnya menjadi tempat berlindungnya. Bisakah seseorang tetap bertahan, meski tanpa sosok ayah disini

More details
WpActionLinkContent Guidelines