Story cover for Atap Rumah by dffzlfz
Atap Rumah
  • WpView
    LECTURES 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
  • WpView
    LECTURES 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
En cours d'écriture, Publié initialement juin 30, 2024
Saat kau lupa untuk merasakan kehangatan rumah, maka sesungguhnya atap rumahmu sudah rapuh. Mungkin sudah ada yang retak, pecah, terlepas dari kehangatan rumahmu. Itu yang dirasakan hatimu. Sejauh apapun kau pergi, kau ingin kembali mencari hakikat kehangatan rumahmu. Meski Tuhan memberimu banyak tempat untuk berteduh, tetap. Kau ingin kembali kepada hangatnya rumahmu.
Tous Droits Réservés
Table des matières

1 chapitre

Inscrivez-vous pour ajouter Atap Rumah à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#52jatidiri
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
RUMAH KITA, écrit par MuktaharaMukhatara
8 chapitres Terminé
Rumah adalah tempat ternyaman dikala, hati dan jiwa kita runtuh. disaat Tenga kita habis untuk dunia ini .di saat kita capek hadapi seluruh dunia ini, rumah tempat ternyaman saat kita pulang tapi, bagaimana kalo rumah itu sendiri .bukan tempat, ternyaman untuk diri kita sendiri. maka seluruh, tubuh kita sudah hancur jikalau rumah yang selama ini tempati , di besarkan, hanya menjadi rumah singgah saja bagi diri kita bukan menjadi rumah kita. itulah yang dirasakan oleh Asyifa Zahra Wijaya di saat usia nya 12 tahun dia sudah merasakan lelah dalam hidup nya . bahkan sampai dewasa pun di Masi sama mengatakan lelah dalam hidup nya. " ya Allah aku menerima dengan takdir yang kujalani saat ini. tapi aku cuma minta satu tolong jangan samakan ,takdir ku ini dengan ,bayi yang ku kandung ini. cukup aku saja" ujar Syifa dalam doa nya " Rumah itu bukan tentang rumah yang dibangun dengan kayu, atau rumah yang dibangun dengan bata ,tapi rumah yang di bangun oleh kedua orang tua .maksudnya, rumah itu seperti orang tua dialah pokok rumah kalian ,atap dan tiang itu bagaikan kedua orang tua, dan anak-anak adalah dinding nya rumah itu , itulah rumah yang sebenarnya " ujar ustadz Yusuf dalam kajian nya __________ TIDAK SEMUA RUMAH ITU ADALAH TEMPAT TERNYAMAN! AISYAH" tegas siyfa dengan nada keras Aisyah hanya terdiam sambil matanya terus menatap siyfa yang tengah bersandar di dinding yang tak henti - hentinya menangis sambil sesekali memukul dadanya . " Aku capek " " Aku capek" " Aku capek" ujar siyfa tiga kali menatap Aisyah dengan mata yang sembab . _______ jangan dilihat ajak yuk baca buat yang merasa keluarga broken home semangat melanjutkan hidup ❗ini bukan tentang kita lemah tapi ini tentang cara melanjutkan hidup kita
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Kami Tumbuh Dari Ledakan cover
S2 Pundung Family [[HIATUS]] cover
Hai, Kak! (END) cover
Little Princess [END] cover
Why Me? || Zhong Chenle cover
Rindu rumah [END] cover
"Cemara tapi di dalam nya berantakan" cover
Permainan Takdir [TAMAT] cover
RUMAH KITA cover

Kami Tumbuh Dari Ledakan

30 chapitres En cours d'écriture

Di sebuah rumah yang lebih sering berisik oleh bentakan daripada tawa, tiga anak tumbuh dari puing-puing cinta yang retak. Ara, si sulung yang belajar menjadi atap saat bapaknya lebih sering pergi ketimbang tinggal. Rei, anak tengah yang mencoba menjadi lelaki tanpa pernah punya contoh. Dan Zea, si bungsu yang bersembunyi di balik boneka bermata satu sambil bertanya dalam hati: "Apa semua rumah seperti ini?" Saat rumah yang dulu mereka sebut "pulang" tak lagi memberi tempat, satu per satu dari mereka harus memilih: tinggal dalam reruntuhan, atau membangun sendiri pondasi baru-meski dengan tangan gemetar. Ini bukan kisah keluarga yang sempurna. Ini kisah tentang bertahan meski tidak utuh, tentang anak-anak yang tak ingin mewarisi luka orang tuanya. Dan tentang keberanian untuk berkata: "Ledakan itu berhenti di sini." Karena tumbuh dari kehancuran... bukan alasan untuk mencintai dengan cara yang menyakitkan.