Dunia, Abad 30

Dunia, Abad 30

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 2, 2024
Ketika hujan turun bersamaan dengan petir. Kilat cahaya yang membahana bersamaan dengan pekikan-pekikan dendam dari sang jiwa. Bukanlah pertanda baik ketika 3 jiwa menginginkan keadilan dari sang dewi Themis. Ketiga dewi moirai pun turut memberkati- membekali nasib baik buruknya kepada 3 jiwa tersiksa yang akan terlahir kembali pada jaman yang tak jauh berbeda. Dimana para perempuan hanyalah hiburan semata- tak berharga. Pada dasarnya para pria begitu licik. 3 jiwa yang masing-masing membawakan cerita pilu mereka, hingga mendapat keadilan bersama dendam yang kian membara. Meringsut oleh takdir. Tangis yang tidak akan terobati, bersamaan dengan hembusan angin. Akankah Mariellen, Renneza dan Alshja mampu menghilangkan dendamnya di kehidupan yang lain?? Atau malah kembali terlahir pada jaman yang berbeda pula?? [Follow dulu sebelum membaca] Terimakasih
All Rights Reserved
#8
bejat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Beloved Revenge [END]
  • Kakak Ipar?
  • KARINA'S LAST DAYS
  • Aku Terlahir Kembali (End)
  • Destined for me 2
  • Secarik kertas usang
  • TABITHA
  • Rebith " The Power Of Love For The Antagonis"
  • ATMAN
  • The extraordinary

FOLLOW SEBELUM MEMBACA Cinta dan pengorbanan? Mungkin akan lebih tepat menjadi cinta dan pengkhianatan. Kenyataan malang membawa gumpalan kesedihan sebab keserakahan dan kebohongan hidup, membuat kisah cinta yang belum sempat bersemi lebih dulu jatuh berguguran. Kebencian meraja lela, usaha demi usaha dilakukan untuk mendapatkan maafnya. Namun, akankah hati yang telah dihancurkan berkeping-keping bisa disatukan dan utuh lagi seperti bentuk semula? Luzia Kazuha Daisies. Penari ballet yang membawa kembali perjanjian aster putih. Memberi semangat hidup pada penerima perjanjian aster putih yang pada akhirnya hanya menorehkan luka basah. Di sini, ada empat kisah cinta dengan jalannya takdir yang bertolak belakang. Perbedaan karakter dan sifat, pembuat kisah diluar perkiraan. Persahabatan terbentuk, saling merangkul guna melawan kerasnya dunia. Namun, disaat semuanya membaik, kenyataan yang tidak diharapkan datang menyapa bagai badai yang menghancurkan mental. Spikopat cantik itu, dia kembali termakan oleh hasutan monster yang menjadi incaran 8 orang pembohong besar. "Apa aku harus bermain lebih gila lagi? Tapi lawanku saja sudah tumbang." -Riana Bristani (si pemilik depresi) "Tidak ada kejahatan dibalas kebaikan, untuk keseimbangan dunia, kejahatan harus dibalas kejahatan juga." -Celine Evandebaron (si pemilik kerajaan) "Aku bahkan lebih mencintai kemiskinan daripada kekayaan yang justru membawa banyak penderitaan." -Retina Retuela (si paling miskin) Akankah kejahatan itu hilang? Atau mungkin membawa lebih banyak lagi keserakahan atas dunia yang seharusnya dipenuhi kejujuran? Dan akankah cinta dari penerima perjanjian aster putih berhasil meluluhkan hati gadis pembohong gila itu? Atau justru sebaliknya? "Padahal perasaan kita sama, kenapa harus ada dendam dan pengkhianatan?" -Fazael Xabier Madison (penerima perjanjian aster putih)

More details
WpActionLinkContent Guidelines