In January 2023

In January 2023

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 30, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Anastasya Zenna Nur Fauziyah. Anak perempuan pertama dari seorang tukang kayu dan penjual kue keliling yang harus mengejar mimpinya demi merubah nasib keluarga dan dirinya. Ia juga harus berjuang demi menghasilkan uang. karena Ayah dan Ibunya mengalami kesulitan dalam ekonomi. Setiap hari Zenna melihat orang tuanya bekerja keras untuk menghidupi kehidupan mereka setiap harinya. akan tetapi, uang yang mereka hasilkan tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. apalagi dengan kebutuhan dan tunggakan biaya sekolah Zenna dan adiknya. Sehari-hari Zenna sekeluarga hanya memakan singkong rebus saja. apalagi sang adiknya, Naadhira Zahrah Kamilah yang sangat keras kepala ingin dibelikan sepatu dan tas baru. melihat keinginan adiknya dan kerja keras kedua orang tuanya. Pada akhirnya Zenna memutuskan untuk merantau jauh dari tempat asalnya. *** Pada awal bulan Januari 2023 Terjadi kecelakaan pesawat terbang yang menelan korban sebanyak 189, dengan rincian 179 penumpang dewasa, 1 penumpang anak, 2 bayi, 2 pilot, dan 5 kru. Pada saat melihat berita itu di televisi. Zenna dikejutkan dengan handphonenya yang berbunyi. Ada nomor tak dikenal yang menelepon Zenna. Saat diangkatnya panggilan telepon itu, Zenna serentak meneteskan air matanya. Ternyata Ayahnya juga adalah salah satu korban kecelakaan pesawat terbang tersebut. Pada saat Zenna merantau jauh. Ayahnya tak rela; karena Zenna adalah anak yang paling bisa mengerti kondisi ekonomi keluarganya. Ayahnya bersikeras ingin menyusul Zenna ke tempat perantauan. Tetapi nahasnya pesawat yang ditumpangi mengalami kerusakan pada mesin bagian dalam pesawat dan terjadi turbulensi parah. Akankah Zenna akan melanjutkan mimpinya demi mengapai apa yang diinginkannya? atau ia akan pulang ke rumah asalnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Life That Turns
  • Kepingan Dirham
  • FATAMORGANA [ END ]
  • Renjana [COMPLETED]
  • Adventurous Eyes [ Season 1] SELESAI✔️✔️
  • Males, ribet.
  • PELITA DI UJUNG SENJA
  • I'NORA
  • DANADYAKSA
  • Aksara Lingga

Keluarga Eli adalah gambaran sempurna dari kebahagiaan yang menjadi impian banyak orang. Ayahnya seorang pengusaha sukses, ibunya sosok penuh cinta yang menghangatkan rumah mereka, dan keempat anaknya tumbuh dalam kasih sayang yang melimpah. Kehidupan mereka dipenuhi tawa dan kebahagiaan, dengan malam-malam makan bersama yang tak pernah terlewatkan, dan perayaan kecil untuk setiap pencapaian yang diraih. Eli, sebagai kakak tertua, merasa bangga menjalankan perannya sebagai pelindung bagi adik-adiknya. Gita yang pendiam namun cerdas, Dhea yang jahil dengan selera humor yang tak pernah gagal membuat semua tertawa, dan Muthe yang manja tetapi begitu menggemaskan. Bagi mereka, dunia adalah tempat yang indah, dan keluarga adalah pusat dari segala kebahagiaan. Namun, takdir sering kali memiliki cara yang kejam untuk mengubah segalanya. Sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa sang ibu, meninggalkan kehampaan yang tak terlukiskan dalam hati mereka. Kehilangan itu tidak hanya mencuri sosok yang menjadi jiwa keluarga, tetapi juga mengubah ayah mereka menjadi seseorang yang asing. Pria yang dulu menjadi sumber kekuatan dan inspirasi kini berubah menjadi sosok yang dipenuhi kemarahan. Amarahnya yang tak terkendali sering kali berujung pada kekerasan terhadap anak-anaknya. Eli, yang sebelumnya merasa bangga menjadi pelindung, kini menghadapi tantangan terbesar dalam hidupnya: menjaga keluarganya tetap utuh di tengah badai kehancuran. Dia harus menjadi tameng bagi adik-adiknya, menanggung beban yang begitu berat, sementara hatinya sendiri juga penuh luka. Kehidupan keluarga Eli yang dulu seperti dongeng kini berubah menjadi mimpi buruk yang tak berkesudahan. Namun, dalam kegelapan itu, mereka tetap berjuang untuk menemukan secercah cahaya, menggenggam harapan bahwa suatu hari, kebahagiaan akan kembali mengetuk pintu mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines