GEVOEL
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 15, 2024
"aku ingin menjadi rembulan tiap malam mu. Aku ingin menjadi Bintang yang selalu engkau lihat saat malam hari. Aku ingin menjadi Cahaya dalam gelap mu. Walaupun terkadang, engkau tidak membutuhkannya....." Sejak kecil, kita terikat dalam tawa, bermain bersama, bahagia terpancar nyata. tawa dan canda menghiasi hari persahabatan kita begitu berarti remaja datang, cinta mulai menyapa perasaan tumbuh, tak bisa di abaikan begitu saja dari masa sekolah hingga kuliah rasa itu terus tumbuh, mengisi hati namun, hadir seseorang, menguji harmoni menggoyahkan kedekatan yang selama ini berseri akankah persahabatan kita tetap abadi? ataukah harus berakhir, terpisah, dan mati?
All Rights Reserved
#250
kebencian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Owner Of My Heart
  • Aku Kamu Dan Dia
  • April, Rasa & Cerita kacang rebus
  • Full Of Scratches
  • Sekali Lagi (End)
  • Will I And You Become Us

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines