Pangeran Santri

Pangeran Santri

  • WpView
    LECTURAS 177
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadConcluida vie, abr 11, 2025
Nadin mengira ia tidak akan berurusan lagi dengan ustad Akbar setelah kejadian memalukan itu di masjid. "Alhamdulillah,ana gak kedapetan diajar sama beliau" "Eh,jangan ngomong gitu.Siapa tahu nanti SMA antum nahwu sharaf nya sama ustad Akbar?" "Ya,gak mungkinlah Pip"Nadin menjawab dengan penuh percaya diri.Padahal kan tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah.o Bisa jadi pertemuan yang kita pikir menyebalkan justru adalah pertemuan yang kita nanti.Tidak ada yang tahu,kan.Karena hanya Allah SWT yang tahu apa yang kita butuhkan. Penasaran,kejadian apasih yang sampai membuat Nadin tidak mau berurusan lagi dengan ustad Akbar?Atau bagaimana reaksi Nadin saat dipertemukan lagi dengan ustad Akbar? YA MAKANNYA BACA DONG
Todos los derechos reservados
#194
romanceislami
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Menjadi Imam Untukmu✔(Selow Update)
  • ARGANNISA (HIATUS)
  • SandalWood (Selesai) on revision
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Astagfirullah, Mantan! [RE-UPLOAD]
  • CINTA ITU INDAH YA?
  • Arkansa
  • Catatan Hijrah
  • Dinda Anastasya [✔️]
  • EXCHANGE

Ini tentang kisah cinta yang sangat rumit, Kisah cinta Danu yang ingin menjadi Imam dalam Hidup Zahra, namun cintanya selalu diuji, dapatkah Danu menghalalkan serta mewujudkan keinginannya untuk menjadi Imam dalam hidup Zahra? "Untuk menjadi rembulan aku tak bisa, untuk menjadi hujan aku tak mampu, menjadi senja pun sungguh aku benar-benar tak sanggup. Aku hanya bisa melakukan satu hal, yaitu Menjadi Imam Untukmu" Danu Candra Dinata. "Kau tak perlu menjadi rembulan, hujan dan senja, kau tak perlu mengambilkan rembulan dan memetikan bintang karena bagiku kau adalah langitnya yang menaungi semesta, hingga aku bisa melihat rembulan hujan dan senja. Kau tak perlu berbuat apapun, kau tak perlu melakukan apapun, cukup ada di sampingku, melihatku ada di kedua bola matamu itu sudah cukup." Azzahra Nurlatifah. Menjemput cinta dengan cara teristimewa.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido