Kukira sikap apatis terhadap masa lalu adalah bentuk nyata dari kesembuhan sakit yang pernah hadir. Aku tak pernah tahu, kalau kebiasaan ku yang sering berjalan digaris abu-abu adalah kamuflase dari sebuah luka yang bermutasi menjadi bentuk lain, yaitu trauma. Seringkali ku sangkal, bahwa itu hanyalah omong kosong, tapi kenyataannya, memang begitulah yang terjadi. Aku tak pernah menghindar ataupun menolak dari yang namanya jatuh cinta. Hanya saja, aku tak tahu bagaimana caranya mempercayakan hati pada satu orang untuk selamanya.
All Rights Reserved