Dia Tanpa Hujan

Dia Tanpa Hujan

  • WpView
    Lecturas 3,365
  • WpVote
    Votos 203
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, may 6, 2015
WpInfo
Ficción
Fantasía
"Waktu itu aku bertemu dengannya untuk pertama kali. Bekas air mata memenuhi wajah lugunya. Matanya terlihat memerah. Apa yang ia tangisi? apakah ia disakiti?. Ia memandang ke arah langit dengan sorot mata yang membawa rasa kesakitan. Aku memanggil hujan, berharap ia segera pergi. Ternyata didalam hujan ia kembali menangis"- Rainel. " Aku benci hujan. Hujan membawakanku kenangan kelam. Hujan merenggut satu persatu orang yang kusayangi. Hujan tak pernah membiarkanku tertawa,meninggalkan bekas bahagia. Hujan menjadi saksi tangisanku. Hujan membawa kesindirianku, menunjukkan kesepian. Hujan selalu merobohkan benteng yang kubangun untuk menutupi kerapuhan yang kumiliki"-Tania
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • ✔ Lovemorphosa [completed/revised]
  • Ayesha
  • HUJAN WAKTU ITU (tahap revisi)
  • Rain [LENGKAP, TAHAP REVISI]
  • The Rain
  • Warna Untuk Pelangi [✓]
  • Hujan Dan Kamu (Completed)
  • Kisah Kita Dan Hujan
  • Rainasta

"Hujan itu cuma membawa petaka, bencana, dan kesialan!" "Hujan itu membawa ketenangan dan kebahagiaan. Kau hanya perlu menikmatinya." - - - Rintik hujan yang turun membasahi bumi membawa begitu banyak cerita dengan penuh kenangan. Kenangan itu ada yang berupa kenangan baik dan ada pula kenangan yang buruk. Seseorang begitu membenci hujan karena hujan selalu membawa kenangan buruk baginya. Tapi ada pula yang sangat menyukai hujan, karena hujan selalu membawa kebahagiaan baginya. - - - Cerita ini tentang dua orang remaja yang bertolak belakang. Si pembenci hujan, dan si pecinta hujan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido