COnquer Your God

COnquer Your God

  • WpView
    Leituras 6
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, mai 18, 2025
HAI INI KALI PERTAMA IMIN JADI TOLONG DUKUNGAN NYA YA JANGAN LUPA FOLLW UNTUK KELENGKAPAN CERITANYA LOVE YOU MORE SAY ❤️❤️❤️❤️ Di pekarangan rumah yg megah ada dua anak kecil yang sedang bergembira. Salah satu anak kecil itu Mengangkat jari kelingking nya yg menanda kan perjanjian. "Janji" "Janji" "Sahabat selamanya" "Sahabat?" "Iya.aku kamu sahabat selamanya" "Kamu jangan lupa aku ya?" "GK akan.nanti kalau aku dh besar jadi suami kamu.kayak umi sama Abi" Kata terakhir yg terucap dari mulut anak lelaki itu membuat gadis kecil itu yakin bahwa di dunia ini masih ada salah satu kebahagiaan yg ia nanti.
Todos os Direitos Reservados
#5
tyra
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • The Fakboi Famous | Kim Mingyu
  • Diantara mereka
  • 𝑷𝑬𝑵𝒀𝑬𝑺𝑨𝑳𝑨𝑵 𝑲𝑻𝑯 🔞💦
  • dimana janji tersebut
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Angel To Raya (END)
  • ALRIN
  • Perjodohan paksa || jaemnnie

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo