Story cover for Walk In Memory by Rapunderyyyy
Walk In Memory
  • WpView
    MGA BUMASA 537
  • WpVote
    Mga Boto 36
  • WpPart
    Mga Parte 3
  • WpView
    MGA BUMASA 537
  • WpVote
    Mga Boto 36
  • WpPart
    Mga Parte 3
Ongoing, Unang na-publish Jul 03, 2024
Warning 🚫🚫 Beberapa part mengandung unsur 18+


"Bunda sudah rindu sekali ya sama ayah? "

"Bunda boleh kok ketemu ayah. Mas, Abang dan Dedek akan antar bunda, nanti kalau udah ketemu ayah... jangan lupa buat pulang sesekali ya bunda-

Jenguk anak anaknya bunda ini. Barengan sama ayah juga, ya..."

Gamaliel menutup album foto ditangannya. Lalu menatap kedua adiknya yang sedang bercanda sembari memakan kue kesukaan ibu mereka dengan senyuman lebar.

"Ayo, udahan dulu makan kue nya. Udah jam berapa ini? nanti malah keburu hujan, kita jadi gabisa kerumah ayah dan bunda" Ujarnya sembari berjalan temui kedua adiknya.

"Iyaa mas. Tunggu sebentar ya, dedek ke atas dulu. Mau ambil barang nya bunda..."

"Abang juga keatas ya, mas. Jaket ayah kelupaan, hehe.."
All Rights Reserved
Sign up to add Walk In Memory to your library and receive updates
o
#894chiquita
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Dua cangkir satu Meja  ni byjulieeeee
53 parte Kumpleto
Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
ADARUSA | Park Jisung (TAHAP REVISI) cover
Sweet Family || Boynextdoor cover
KELABU BIRU [END] -REVISI cover
Happy With You || Na Jaemin (End) cover
Bobrok Family [✓] cover
NAYAKA cover
Haykal dan Ceritanya || Haechan✨ cover
Dua cangkir satu Meja  cover
SAPTA HARSA {TERBIT} ✓ cover

ADARUSA | Park Jisung (TAHAP REVISI)

22 parte Kumpleto

"Nan, daripada lo marah-marah gak jelas kayak gitu mending lo jadi adek gue aja." "Abang selalu nyuruh gue buat cerita apapun ke dia, tapi dia cuma lulusan SMP yang sudah pasti mana paham sama persoalan anak jaman sekarang." "Julia, kenapa dia lebih deket ke lo ketimbang gue yang notabene abangnya?" "Kalo cuma benerin atap rumah yang bocor abang juga bisa nan. Tapi kalo soal benerin hatimu yang berantakan, Abang mundur." ⚠️FIKSI 100%⚠️