Walk In Memory

Walk In Memory

  • WpView
    Reads 565
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 9, 2024
WpInfo
Fanfic
NCT
Warning 🚫🚫 Beberapa part mengandung unsur 18+ "Bunda sudah rindu sekali ya sama ayah? " "Bunda boleh kok ketemu ayah. Mas, Abang dan Dedek akan antar bunda, nanti kalau udah ketemu ayah... jangan lupa buat pulang sesekali ya bunda- Jenguk anak anaknya bunda ini. Barengan sama ayah juga, ya..." Gamaliel menutup album foto ditangannya. Lalu menatap kedua adiknya yang sedang bercanda sembari memakan kue kesukaan ibu mereka dengan senyuman lebar. "Ayo, udahan dulu makan kue nya. Udah jam berapa ini? nanti malah keburu hujan, kita jadi gabisa kerumah ayah dan bunda" Ujarnya sembari berjalan temui kedua adiknya. "Iyaa mas. Tunggu sebentar ya, dedek ke atas dulu. Mau ambil barang nya bunda..." "Abang juga keatas ya, mas. Jaket ayah kelupaan, hehe.."
All Rights Reserved
#362
yg
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADARUSA | Park Jisung (TAHAP REVISI)
  • Sasaeng || Haechan
  • [Oneshot] Not a Mistake || Jeno
  • SAPTA HARSA {TERBIT} ✓
  • Renjana [COMPLETED]
  • NAYAKA
  • BABY || HYUCKREN
  • Sweet Family || Boynextdoor
  • KELABU BIRU [END] -REVISI

"Nan, daripada lo marah-marah gak jelas kayak gitu mending lo jadi adek gue aja." "Abang selalu nyuruh gue buat cerita apapun ke dia, tapi dia cuma lulusan SMP yang sudah pasti mana paham sama persoalan anak jaman sekarang." "Julia, kenapa dia lebih deket ke lo ketimbang gue yang notabene abangnya?" "Kalo cuma benerin atap rumah yang bocor abang juga bisa nan. Tapi kalo soal benerin hatimu yang berantakan, Abang mundur." ⚠️FIKSI 100%⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines