SACRIFICE

SACRIFICE

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 27, 2017
Laira Anastasya Willeam Di balik tawa itu menyimpan deritaku,di balik kesempurnaan itu menyimpan Kekuranganku ,apakah salah kalau aku membencinya ,apakah salah aku menginginkan posisinya ,dia yang merebut semuanya dariku ,namun mampukah aku membencinya kalau dia juga sama tak tau apa-apa sama seperti ku . Kesakitan itu menutupi semuanya ,rasa benci yang menggelora kepada ibu kandungnya membuat laira membenci keseluruhan keluarga sang ibu .namun laira sadar di balik benci itu dia menyimpan rasa kepada sang kakak tiri .walaupun dia sangat membenci bunda yang dulu meninggalkannya, di lubuk hati laira dia sangat merindukan kasih sayang seorang ibu ,hingga ia membuang rasa benci itu untuk kehidupan yang baru. Namun bagaimana ketidaksempurnaan yang ada pada dirinya justru membuat ia kembali hancur untuk kedua kalinya . Mampukah ia memaafkan kembali ?? Guys aku masih belajar nulis so minta kritiknya yah...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • I'm Bad Girl
  • MIRROR DEVIL
  • my children but, not my child (END)
  • Dear ABANG
  • Senja yang mendung
  • LAYA STORY
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Blue Sky [Tamat]

[Selamat membaca] ◌Dalam tahap revisi◌ Angin berhembus menerpa rambut Glory, rumput dan bunga bergoyang seakan menikmati suasana tenang. "Maafkan gue yang dulu dan sekarang." Gio menatap Glory sekilas "Gue mencoba memaafkan nya." ucap Glory Semuanya hening, desiran angin menerpa rumput-rumput masih menemani mereka. "Kembalilah ke gue." Gio menggenggam tangan Glory. Namun Glory menepisnya "Sudah cukup sandiwaranya? tidak ada yang perlu di katakan lagi? Gue pulang.besok hari bahagia." Glory bangkit dan meninggalkan Gio sendiri di sana. "Gue tau ini salah gue,Glory.tapi tolong mengerti keadaan dan situasi apa yang gue hadapi, sekali aja lu ngertiin posisi gue tapi lu gak pernah. Gak pernah ngertiin gue sama sekali." Teriak Gio prustasi Glory yang belum jauh dari sana menghela napas, "Gue tau gue gak pernah ngertiin lu makannya gue memilih menjauh dari lu, biar lu mendapatkan orang yang selalau bisa mengerti situasi dan keadaan lu." Glory mengusap air matanya dan berlari pulang. Cerita seseorang yang mengorbankan segalanya demi mendapatkan cinta sejati, cinta bukan hanya sekedar kasih sayang dan takut kehilangan. Namun sebuah kata yang sangat berarti di kehidupan. saling melangkapi, memahami satu sama lain dan menerima kekurangan dan kelebihan. Tidak bersatu bukan mungkin berpisah tapi batas dan adanya jarak yang mempersulit mereka. Situasi, keadaan tidak mendukung mereka untuk bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines