Story cover for Ranya by disya_rawlyh125
Ranya
  • WpView
    Reads 572
  • WpVote
    Votes 249
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 572
  • WpVote
    Votes 249
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Jul 04, 2024
{SEBELUM MEMBACA WAJIB FOLLOW, VOTE, AND COMMENT BIAR AUTHOR SEMANGAT NULISNYA}


"Darah itu lebih kental daripada air. Namun, seringkali hanya air yang ada ketika aku butuh, sedangkan darah entah berada dimana."

~ Ranya Lavanya ~

-----------------------------------------------------------------

Bagaimana jadinya jika dua anak kembar yang dilahirkan bersama namun diperlakukan dengan berbeda. Ranya Lavanya Bagaskara dan Kanaya Lavinka Bagaskara.

Dibenci oleh orangtua sekaligus kembarannya. Keluarga yang seharusnya menjadi rumah bagi Ranya namun menjadi tempat asing. Diusir dari rumah karena dianggap benalu. Kedatangan dirinya ke Indonesia setelah 4 tahun lamanya tinggal di negara orang, sama sekali tidak dapat sambutan hangat dari keluarganya. 







Star : 22 Juli 2024
Finish : ???

#Pensi #eventpensi #pensivol12 #teorikatapublishing
@disya_rawlyh125
All Rights Reserved
Sign up to add Ranya to your library and receive updates
or
#125pensi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Cahaya [COMPLETED] cover
TANDA TANYA [TERBIT] cover
Hurun'in  cover
01. Halal dan Arjun ( Completed ✅ ) ( Sudah Terbit) cover
Genggam yang Terlepas (SUDAH TERBIT)  cover
Stoor Me Niet! [TERBIT] cover
Jendela Rasa ✔ cover
My Home [Hujan Series] cover

Cahaya [COMPLETED]

80 parts Complete

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018