MATI SATU GUGUR SERIBU

MATI SATU GUGUR SERIBU

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 24, 2024
Sebuah insiden besar terjadi. Bisik-bisik mulai menyebar luas layaknya lalat-lalat yang menghinggapi satu objek ke objek yang lain. Seorang mahasiswa terbunuh pagi ini. Mungkin pagi ini, mungkin kemarin, atau entah kapan. Tidak ada yang tahu pasti kapan mahasiswa malang itu mati. Mungkin juga tidak ada yang peduli kapan ia mati. Namun, sesuatu hal yang pasti adalah mahasiswa itu dibunuh. Oleh siapa? Entah. Kenapa? Tidak tahu. Selalu. Selalu saja seperti itu. Tidak tahu. Entah. Tidak Peduli. Karena apa? Karena yang 'peduli', pasti akan mati. Seperti mahasiswa itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RE: [TAMAT]
  • Jurit Malam: Benteng Gelap
  • Calandra [SUDAH TERBIT]
  • Introverts to Extroverts
  • Tingkat Dua
  • Love is My Profit
  • Cerita Setelah Hujan
  • Theory 247  ✅
  • Under The Same Roof [Hiatus]

Mendadak hidup sebatang kara, check! Nggak punya tabungan, check! Dikejar keluarga Mama untuk bayar utang Papa, check! Berusaha lulus, meski melarat, check! Jatuh cinta, check! Semua hal yang begitu tiba-tiba itu terjadi pada Rainer. Dia kehilangan segalanya, sekaligus menemukan sesuatu yang tak pernah dia kira. Cinta. Di tengah hidupnya yang mendadak kisruh, Rainer harus bertahan hidup, sekaligus mempertahankan perempuan pertama yang membuatnya merasa kembali hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines