Promise or Leave

Promise or Leave

  • WpView
    Reads 920
  • WpVote
    Votes 226
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 23, 2026
WARNING!!! Foto cover ambil di pin. Cerita ini hasil dari pemikiran ku sendiri. Kalau ada kesamaan nama tokoh, Cerita, serta judul itu berarti karena murni sebuah ketidaksengajaan. Ada beberapa kalimat dan bahasa kasar di dalam cerita, mungkin ada sedikit adegan kekerasan, baik verbal maupun nonverbal. Jika tetap terus melanjutkan harap bisa mengambil sisi positifnya. Yang jelek di buang, ambil yang baik baik saja. Sebaiknya follow dulu sebelum membaca. . . . "Selama aku bisa melakukannya sendiri aku tak butuh yang namanya laki laki." "Bahkan laki laki itu tak becus menjalani perannya." "Makhluk tak berguna itu tak pantas ada." "Dia bahkan memberi luka tanpa penawar." "Mengenal salah satunya saja termasuk bencana." "Menganggap Makhluk itu adapun rasanya enggan." "Kalau saja bisa, akan gue bunuh semua makluk tak berperasaan itu." "Mari kita bantai habis mereka!" mereka tertawa keras dengan tangan saling merangkul satu sama lain. "DENGAR GIRLS! MEREKA TIDAK BISA MENINDAS JIKA KITA SELALU BERSAMA." "SETUJUUUUUUU." Mereka berteriak keras di tepi tebing terjal, suara teriakan mereka menyatu dengan deru ombak di bawahnya. membagi luka dengan lautan, itulah yang mereka lakukan.
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
#847
pembullyan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MIRROR DEVIL
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • Where am I?
  • Horibble Woman (END)
  • ALSTARAN [END]
  • RAGARA [ on going ]
  • UnderCover The Revenge [TELAH TERBIT]
  • Love Enemy!
  • Yosan Ananda

"Tenang aja, bakalan gue bikin mereka nyesel. Bahkan sampai nangis darah pun, nggak akan gue beri ampun." *** Anak kandung dianak-tirikan, dan anak tiri dianak-kandungkan. Itulah yang Zeya alami. Bagaimana bisa keluarga yang seharusnya mengayomi dirinya, membimbing dirinya, justru membuatnya menjadi orang yang sangat menderita? Di mana letak sisi 'keluarga' bagi mereka? Hingga sosok misterius yang memberikannya sebuah janji, iming-iming ingin membalaskan semua rasa yang Zeya pendam, mendatanginya. *** QUE QARAP QELEN QSUQA🙄

More details
WpActionLinkContent Guidelines