RENJANA
  • WpView
    LECTURAS 32,651
  • WpVote
    Votos 4,401
  • WpPart
    Partes 55
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, sep 6, 2025
Bagaimana kalau ternyata orang yang tidak kamu kenal sama sekali justru akan menjadi bagian paling penting dalam hidupmu?? FABIOLA UMAIDA, begitu orang orang memanggilnya. gadis berusia 19 tahun ini berambut panjang dengan kulit bersih. Namun, bisa dibilang sedikit berbeda dari gadis gadis lainnya, jika gadis lain memperhatikan penampilannya sebagai perempuan, dia justru lebih suka tampil natural dan apa adanya. KHALIFAH NASIF, laki laki laki dengan netra yang indah, tubuh yang tegap, dan tatapan tajam itu, ia merupakan salah satu anak dari pengusaha terkenal di kota itu.
Todos los derechos reservados
#7
fabiolaumaida
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Chillhood Memories
  • Dua cinta anak jakarta [delshan]
  • ARTAN
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • ANNISA {ON GOING}
  • Mr. Zohan: THE UNEXPECTED HUSBAND
  • Tidak Bisa Lari
  • Al Kalam

Shafa, seorang pelajar Kelas 11 yang diberi gelar "Playboy ramah kelas kakap" mendapat Chat Whattsap dari nomor tak dikenal. Ia terkejut saat membaca nama pengirim pesan itu. Nama yang dulu selalu membuatnya tidur larut malam. Nama yang dulu selalu terbayang olehnya. Nama yang selalu membuatnya semangat untuk sarapan setiap pagi dan pergi ke sekolah. Nama yang dulu banyak memberikam kenangan bagi Shafa. Nama yang pernah spesial dihati Shafa. Kenangan-kenangan masa lalu di kampung halaman pun kembali berputar seperti efek slideshow di otak Shafa. Kenangan yang sempat terlupakan selama beberapa tahun hidupnya. Dan di liburan semester ini, Shafa bertekad bagaimana pun caranya, ia akan pulang ke kampung halamannya. Menemui Nenek, Kakek, Sang adik perempuan, dan menemuinya, yang pernah memberikan Shafa banyak kenangan. Tetapi ditengah cerita, timbul keraguan di benak Shafa. Apakah ia masih ingat Shafa? Orang yang selalu diboncengnya setiap pulang sekolah? Apakah perasaannya pada Shafa masih sama? Pasalnya, terakhir Shafa men-Stalk akun media sosialnya, dia banyak berteman dengan akun media sosial laki-laki yang terkesan lebih bebas dari Shafa. Shafa takut perasaan orang itu sudah tidak sama seperti dulu. Akankah Shafa pulang ke kampung halamannya untuk mencari jawaban? Atau Shafa malah akan pasrah dan tidak ingin tau jawabannya? Apakah dia yang memberikan Shafa banyak kenangan indah sudah melupakan perasaannya pada Shafa? Atau dia malah menahan rindu yang sekian lamanya pada Shafa?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido