Mahligai Cinta

Mahligai Cinta

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 4, 2024
Entah itu hanya kebetulan atau memang rencana Tuhan? Aileen, gadis bergamis dengan balutan Khimar moca itu terdiam mematung, ia pandang seseorang yang begitu mirip, bahkan tak ada celah, ia kembali teringat pada sang suami yang telah meninggal dunia semenjak 2 tahun yang lalu. "Tuhan, disaat hati ini sudah mulai berdamai, kenapa ia hadir, wajah dan perangai nya begitu mirip." matanya tak lepas menatap sendu seorang laki laki yang begitu mirip dengan almarhum suaminya. "apakah dia?, tapi aku melihatnya, ia tak lagi bernafas di ranjang pasien tuhan." Note: ini cerita terkahir dari IDHGOM, TAKDIR UNTUK HIRAYA, All the while embracing her(baca di karyakarsa), MAHLIGAI CINTA. enjoy 😉
All Rights Reserved
#194
poligami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Traces in the Light
  • Langit kita tak sama
  • DANDELION (Aku bukan Orang Ketiga)
  • Diary Hijrah, ANTAGONIS [Completed]
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • My Ustadz My Crush [SELESAI]
  • 𝐋𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐀 𝐇𝐈𝐉𝐑𝐀𝐇 (REVISI)
  • Aksara Lingga

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines