We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
IMELDAH
  • WpView
    Reads 318
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 10, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Non, gaunnya sudah siap," ucap seorang wanita paruh baya, pelayan setia yang sudah bertahun-tahun bekerja untuk keluarga Anggara. "Hm," jawabku singkat. Aku, Imeldah, putri sulung dari keluarga Anggara, terbiasa hidup diperlakukan bak seorang putri kerajaan. Segalanya selalu tersedia tanpa aku harus bersusah payah. Namun, di balik kemewahan ini, ada pertanyaan yang selalu mengusik batinku. Apakah hidupku akan terus seperti ini? Apakah roda dunia akan tetap berputar jika aku terus berdiam diri dalam kenyamanan ini? Di lubuk hatiku, aku bertanya-tanya. *Apakah aku bisa menghadapi dunia di luar sana? Apakah aku cukup kuat untuk keluar dari bayang-bayang kemewahan ini dan menemukan diriku sendiri?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Janji Biru dalam Mawar Biru
  • Thirteen Grooms And The 'Secret' Bride [CH]
  • A Symphony of life
  • ALVIN (On Going)
  • (1) HIM ✔
  • the magical forest {CH}
  • Polaroid
  • A true friend? || Balas Dendam?
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • THE SECOND ENDING [END]
  • ASRAR [TERBIT]
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]
  • Someone in the viewfinder
  • My Duchess / End
  • GRIZLEN {On Going}
  • Sihir Sang Pangeran-CH【𝐄𝐍𝐃】
  • (bukan) JODOH [COMPLETED]
  • BAD DEAL
  • NAKALA DAN TAWANYA
  • *ೃAm I Antagonist˚༄.ch's. [Hiatus]

'Apa hanya aku disini yang merasa bahagia dengan persahabatan ini? Apa hanya aku yang berjuang mempertahankan persahabatan ini? Atau malah bukan aku, ketika Genta mengucap kata indah yang semua wanita harapkan dari berbinar-binarnya mata seorang lelaki yang mencintai dengan tulus. Ternyata akulah yang merusaknya. Sebenarnya tidak ada yang kekal di dunia ini, bukan tentang ke-keras kepalaan manusia untuk mempertahankan argumennya bahwa sudut pandang setiap orang dalam berpikir berbeda, tapi karena waktu berputar, tiada manusia yang tidak berubah, dan tiada hati yang menetap kecuali itu adalah takdir.' . . Hi, aku penulis baru. Cerita ini sebenarnya gak mau aku publikasikan, tapi kayaknya bakalan berlumut kalau cuma jadi privasi. Karena aku baru-baru nulis, wawasannya belum banyak, maaf kalau kata-kata atau ejaannya masih blepotan. Semoga ceritanya menyenangkan, Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines