AGASYA: Agas & Asya

AGASYA: Agas & Asya

  • WpView
    Reads 545
  • WpVote
    Votes 260
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing48m
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 8, 2025
Asyahila Putri Dinira. Gadis yang mungkin beruntung dalam segala hal. Memiliki keluarga yang harmonis, paras yang cantik, sahabat yang baik, dan otak yang lumayan. Asya bisa dikatakan sebagai gadis yang cerewet, tukang jajan, dan yang terpenting Asya itu hobi halu. Ia sering menghayal memiliki laki-laki tampan, tinggi, pintar, serta apalah itu seperti yang ia baca di novel. Tapi untuk yang satu ini Tuhan belum mengabulkannya. Pada suatu malam, Asya pernah iseng untuk ikut menonton balapan motor karena gabut dan temannya juga mengajak untuk menontonnya. Sialnya, saat ia harus buru-buru pulang dan mengirim pesan temannya agar mengantarkannya pulang, dipinggiran tribun letak teman Asya berada ia harus bertemu dengan tetangga komplek perumahan tempat ia tinggal! cover by: @khayyarahAlimah1 ****** cerita ini murni pemikiran sendiri, tidak ada unsur plagiat sama sekali!! mohon maaf apabila ada kesamaan pada nama tokoh, alur, latar, konflik. selebihnya enjoy nikmati alurnya yaa happy reading, semuanyaa!!! (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
All Rights Reserved
#292
sahabat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Reason We Broke Up
  • 𝐊𝐄𝐓𝐔𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐖𝐀𝐒 𝐈𝐓𝐔 𝐒𝐔𝐀𝐌𝐈𝐊𝐔! || 𝐂
  • Zulaikha Street (End)
  • 3️⃣  3 JANDA HAWTS
  • Sumandak Si Jejaka Russia
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐏𝐄𝐂𝐈𝐀𝐋 𝐎𝐍𝐄 ✓
  • Buku Harian Orang Gila (Buharla)
  • BENAR UNTUKMU [COMPLETE]
  • Langit Kita Bersama
  • Bila Kita Jatuh Cinta

Cerita ini adalah hasil terjemahan. Bukan hasil karya saya. Novel ini berisi adegan dewasa. Jadi, mohon kebijakannya. *** Impianku adalah kamu, Na HaYeon. Model HaYeon telah lama menjalin hubungan dengan aktor Taewan. Cinta yang dimulai pada usia delapan belas tahun akan berakhir pada usia dua puluh sembilan tahun. "Ayo kita putus sekarang, Taewan. Mari berhenti." "Kenapa kamu ingin putus? Apakah kamu memberitahuku bahwa cinta itu hilang?" "Tidak, cintanya belum hilang." Cinta itu tidak pernah hilang sedetik pun. Sejak dia berjalan dengan latar belakang musim semi, pemandangan itu selalu ada. "Aku masih mencintaimu." "Lalu mengapa?" Taewan berteriak seolah dia tidak mengerti. "Aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk mencintaimu besok." "......" "Itulah alasannya." Aku, orang yang memberitahumu ini adalah akhir meskipun aku bilang itu bukan akhir. Kamu, orang yang mengetahui ini adalah akhir tetapi tidak dapat mengakhirinya. Cinta ini yang hanya memberi kita lebih banyak luka saat kita tetap bersama. Akankah kita bisa melindunginya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines