Retas dalam Hempas (Selesai)

Retas dalam Hempas (Selesai)

  • WpView
    Reads 24,855
  • WpVote
    Votes 2,518
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 21, 2024
Tentang Wulan, perempuan yang hidup bak di dalam kerangkeng yang dibuat keluarganya sendiri, dijadikan budak oleh mereka, juga paling miris label 'pembawa sial' yang kian melekat padanya karena setiap kali menjalin hubungan serius lelaki itu akan merenggut nyawa dalam kecelakaan tragis menyertainya. Tentang Rudi, Pria yang merasa tersihir oleh tatapan sendu seorang perempuan di pemakaman lalu melihat sendiri alasan mendiang sahabatnya mengupayakan banyak cara untuk menyelematkan si perempuan. Tanpa perencanaan, dia menjadikan Wulan sebagai istri dan tanpa didasari dia lolos dari 'petaka' yang selama menghantui si istri. Tentang mereka yang mengupayakan segala cara untuk meluluskan tujuannya. Juga tentang kita, yang kerap melihat dari satu sudut pandang seolah mengetahui segalanya.
All Rights Reserved
#383
wulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Patah di titik terendah
  • SAD WEDDING
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.
  • YUNA
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • AFTER WEDDING - TERBIT

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines