Pulang

Pulang

  • WpView
    LECTURES 323
  • WpVote
    Votes 139
  • WpPart
    Chapitres 10
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., avr. 9, 2025
Kala itu pada malam hari di kota hujan Serena saphira untuk pertama kalinya bertemu dengan manusia yang ia beri label favorite. Malam yang indah serta rintik air yang berjatuhan dari udara turun membasahi tanah yang kering. Seolah meromantisasi pertemuan dua insan yang sedang jatuh cinta itu untuk pertama kalinya. Sejak pertemuannya dengan Daffa Nismara. Kota hujan di malam minggu menjadi hal favorite lainnya untuk seorang Serena Saphira.
Tous Droits Réservés
#212
teorikatapublishing
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • WEDDING Art
  • Hujan dalam Pandanganku
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • Di Ujung Usaha
  • 𝐇𝐞𝐥𝐥𝐨, 𝐰𝐞𝐥𝐜𝐨𝐦𝐞 𝐡𝐨𝐦𝐞
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~
  • RIVERSIDE (END-REVISI)

Beberapa orang mengatakan bahwa nikah itu enaknya 5%, sedangkan 95% enak banget! Rehan membenarkan hal tersebut. Pada akhirnya Serena adalah takdirnya, menjadi tempatnya berpulang. Menjadi tempat ia menangis ketika sedih, tempat tertawa ketika ia bahagia, menjadi penyemangat ketika ia merasa lelah. Bagi Rehan Serena adalah hujan. "Kamu itu bukan sekedar pelangkap, kamu bukan sekedar apa yang aku butuhkan, kamu itu adalah rahmat dari Tuhan yang dititipkan kepadaku untuk kujaga dan kubahagiakan." Bagi Serena Rehan itu adalah matahari. "Mas Rehan bukan hanya datang untuk menyinari, tapi juga menjadi penghangat ketika dingin datang. Aku tidakberharap kita sehidup semati. Karena itu artinya 'kita' akan berakhir hanya sampai kita kita menjadi jasad. Tapi yang kuingin adalah kisah kita akan berlanjut until jannah." #baca aja deh!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu