Gallantra

Gallantra

  • WpView
    Reads 4,925
  • WpVote
    Votes 264
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 6, 2026
Dengan bantuan teman-temannya (Sandy, Maxwell, Kevin, Axel, Nando, dan Raka) Gallantra memberi paham bahwa kekuasaan bisa dikalahkan dengan kecerdikan. Menghilangnya bukan karna takut, namun karna dia akan kembali dengan versi yang tak bisa dibayangkan Pertarungan ini terjadi ketika mahasiswa jenius dan berprestasi dipermainkan oleh kaum elit hanya karna dia seorang yatim, ditambah dengan adiknya yang menjadi korban kekerasan disalah satu sekolah bergengsi, membuatnya berubah menjadi monster. Jiwa mafianya seketika muncul. Tak ada lagi kesabaran, yang ada hanyalah kebencian dan misi balas dendam. Mampukah Gallantra membalaskan dendam adiknya? Temukan jawabannya disini!
All Rights Reserved
#12
clashofchampions
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • The Chosen Soul | Transmigrasi Boy
  • Daniel Owns Me
  • Love hate relationship [ RanxRindou ] End
  • My Badboy Is My Prince
  • Zayden (✔)
  • GALANG [SELESAI]
  • My Enemy the Boyfriend
  • TARTARUS (END)

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines