Asrama Iblis

Asrama Iblis

  • WpView
    OKUNANLAR 351
  • WpVote
    Oylar 31
  • WpPart
    Bölümler 2
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Per, Tem 11, 2024
WpInfo
Kurgu
Korku
Seorang gadis terbangun dari tidurnya dan melihat dirinya tengah berada di tempat yang asing,di depannya terdapat sebuah asrama megah bak istana namun di balik megahnya bangunan itu tersimpan kisah menyeramkan yang akan ia hadapi.. Akankah ia bisa keluar dari penjara asrama itu?? bagaimana nasih dirinya saat memasuki bangunan tua tersebut?.. Asrama Iblis by Mevitaa
Tüm hakları saklıdır
#517
horror
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Pangeran Kegelapan
  • God-Level Quick Wear: Sick Host, Ask For Light Pet [END]
  • Bunga Tidur (Tamat)
  • Cerita Malam Jum'at
  • I'm the Antagonist's
  • Sedarah (SUDAH TERBIT)
  • Transmigrasi Arabela - Descendants [COMPLETE]
  • Villain Also Has A Reason [END]

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi