The Pets kultivator Nusantara

The Pets kultivator Nusantara

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 22, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Di dunia Nusantara, seorang pemuda bernama Azura Candra hidup dengan tekad yang kuat. Orangtuanya tewas karena dibunuh, dan dia ditinggalkan bersama adiknya yang masih kecil. Azura merasa bertanggung jawab untuk melindungi adiknya dan membalas dendam atas kematian orangtuanya. Azura mengetahui tentang keberadaan makhluk unik yang disebut "The Pets." Mereka bukan hanya hewan peliharaan biasa; mereka memiliki kekuatan yang memungkinkan mereka berkomunikasi dengan alam dan mengendalikan elemen dan bisa menjadi bagian kekuatan dari seseorang ataupun sebaliknya jika ia tak bisa mengendalikannya. Azura ingin menjadi kuat dan mencari Pets yang kuat agar dia dapat melindungi keluarganya dan mengungkap orang di balik kematian orangtuanya.
All Rights Reserved
#86
kultivator
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Villainess Just Want to Die Peacefully [END]✔️
  • Calamity's Obsession ✓
  • Garis Singgung Dua Dimensi (END SEASON)
  • A Thousand Years [Pierre Tendean Fanfic]
  • The Black Room
  • Erina: The Curse of Light (Sudah Terbit)
  • KACA DIMENSI

[Rated R19+] Mohon kebijaksanaannya saat membaca novel ini. Sekedar untuk hiburan. Irania Mischa, seorang gadis berusia 25 tahun. Mati akibat bun*h diri setelah tak dapat menahan rasa sesak di dadanya. Selama hidup, statusnya yang merupakan anak tertua hanya seperti bayangan tanpa arti. Meski ia telah berusaha, meski ia merasa tubuhnya perlahan hancur, ia tak pernah mendapatkan kasih sayang dan perhatian yang ia dambakan sejak kecil. Akibat dari tindakannya, ia harus menebus dosa dan hidup sekali lagi dalam sebuah novel dengan judul Lady Asshila. Novel yang ia bakar setelah selesai membacanya. "KAU BISA MATI DENGAN DAMAI JIKA KAU BERHASIL MENYELESAIKAN ALUR NOVEL DENGAN BAIK." Sialnya, Irania tak tahu seperti apa yang dimaksud "baik" oleh suara misterius itu. Hidup segan mati tak mampu, itulah sosok Urania Meshica Shalvione. Putri pertama Marquess Shalvione yang dianggap tidak memiliki kelebihan lain selain kecantikannya. Padahal, seharusnya ia bisa menjadi seorang penerus, hanya saja orang-orang lebih baik menunggu adik laki-lakinya yang masih berusia 10 tahun untuk menjadi penerus. Putri tidak berguna yang memiliki ambisi besar, itulah Urania.

More details
WpActionLinkContent Guidelines