Maybe A Promise

Maybe A Promise

  • WpView
    Bacaan 6
  • WpVote
    Undian 1
  • WpPart
    Bahagian 3
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Isn, Jul 8, 2024
WpInfo
Bukan fiksyen
Dengan air mata masih mengalir keluar dan selimut yang di genggamnya semakin erat, gadis itu pun membuat sebuah janji ke arah pria yang terduduk tampak santai di sofanya. "Ini sebuah janji!" teriak gadis itu. "Okey, hanya diantara kita," jawab pria itu dengan senyum membulat di bibirnya. Lalu keduanya bersiap keluar dari kamar hotel itu dan menuju ke kendaraan masing-masing yang terparkir rapi di basement lantai bawah. "Jangan lupa aku menunggu kinerjamu," Ucap pria itu setelah memasuki mobilnya lalu meninggalkan gadis itu sendirian mematung meratapi tindakan dia selanjutnya. "Menyebalkan...!!" isaknya meringis perih dihatinya. Kini hidupnya dikontrol orang lain akankah gadis itu dapat melewatinya? lalu tindakan apa yang diharapkan pria itu untuk sebuah janji yang di inginkan gadis itu padanya?
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • TERJEBAK DALAM RASA [TERBIT]
  • Xagala
  • Qiyamah Senja-completed
  • Tasbih Pembawa Jodoh
  • MARRIED WITH MY FRIEND
  • Disguise Of A Girl Into A Boy
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Your Are Only Mine
  • SEMESTA YANG KU CARI

TERJEBAK DALAM RASA Amara, seorang detektif, ditugaskan menyelidiki Raka pria yang diduga terlibat dalam kasus kriminal besar. Dengan identitas baru, ia mendekati Raka, berusaha masuk ke dalam kehidupannya. Namun, Raka bukan orang yang mudah didekati. Dingin dan penuh kehati-hatian, ia tak pernah membiarkan orang lain masuk begitu saja. Amara mencoba berbagai cara, dari menciptakan pertemuan "kebetulan" hingga berpura-pura membutuhkan bantuannya. Awalnya, Raka tetap acuh tak acuh, tetapi lambat laun, dinding pertahanannya mulai runtuh. Perasaan yang seharusnya hanya pura-pura, perlahan menjadi nyata. Namun, tugas tetaplah tugas. Amara terus menggali informasi, mencari celah yang bisa membuktikan keterlibatan Raka. Sementara itu, tanpa ia sadari, Raka mulai curiga. Ia memperhatikan bagaimana Amara sering membawa percakapan ke arah kasusnya, seolah menggiringnya ke suatu pengakuan. Hingga suatu hari, Raka menemukan bukti yang mengejutkannya Amara bukanlah istri yang sebenarnya, melainkan seorang detektif yang menyelidikinya. Ia tidak langsung mengonfrontasinya, melainkan memilih untuk menguji seberapa jauh kebohongan itu berjalan. Saat Amara hampir menemukan kebenaran, bukti baru muncul, menjebak Raka lebih dalam. Ia ditangkap, dan saat itulah Amara sadar bahwa ia telah diperalat. "Kamu datang untuk menghancurkanku, dan sekarang ingin menyelamatkanku?" kata Raka dingin. "Terlalu terlambat, Amara." Kini, Amara hanya punya satu pilihan membuktikan bahwa Raka tidak bersalah. Tapi apakah setelah semua pengkhianatan ini, masih ada cinta yang bisa diselamatkan?

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi