Naar de 'Republiek Indonesia'

Naar de 'Republiek Indonesia'

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 7, 2024
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
"SEKARANG dengan wajarnya setelah harapan saya dapat melangsungkan hidup yang hukuman penjara ini, "tiga per- empat hidup di penjara", demi kesehatan saya, di negeri di mana saya mempunyai hak hidup sepenuhnya, telah ditolak oleh pemerintah, saya kira buat sementara waktu semua harapan untuk kembali ke tanah air harus saya kesamping- kan. Akan tetapi saya tak mau menganggur. Saya kira saya dapat mengabdi pada partai, negara dan rakyat Indonesia, jiwa saya dari sini dapat menghubungi golongan terpelajar (intelektuil) dari penduduk Indonesia dengan buku ini sebagai alat." (TAN MALAKA)
All Rights Reserved
#26
republik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • sraddah (on going)
  • RENATA [SELESAI]
  • revenge (End)
  • kesalahan?
  • Razean
  • "Bukan Agen, Bukan Pahlawan, Cuma Tersesat"
  • 𝐃𝐔𝐃𝐀 𝐀𝐍𝐀𝐊 𝐃𝐔𝐀(𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢)-[𝐄𝐍𝐃]
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Keseharian Keluarga Nusantara(Countryhumans)
  • Almadeo [End]

mata lentik itu terbuka saat matahari menerpa wajah nya, dia terduduk dengan keadaan bingung dan heran, seingatnya dia tadi sudah mati karna di bunuh, kenapa dia disini?. "nyonya, segeralah bersiap tuan sedang menunggu nyonya di ruangannya" *** "seperti keinginan mu waktu itu, aku mengizinkan mu untuk pergi dari kastil dan hidup sebagai rakyat biasa, sebagai pengakuan kesalahan mu Karna telah melukai nyonya meneer waktu itu" hah?, wah wahh baru saja merasakan hidup enak malah jadi hidup susah, tapi tak apalah dari pada disini aku merasa kurang nyaman. "baik tuan aku akan bersiap untuk pergi, terimakasih telah memberikan hukuman yang tak berat, saya akan berangkat malam ini" "yah hiduplah menjadi rakyat nyonya, agar Anda tak merasa anda selalu berkuasa" "baik tuan saya izin pamit, terima kasih karna menerima maaf saya" "ya pergilah, ini koin untuk anda bertahan hidup, carilah kerja dan hidup lah dari uang hasil kerja keras mu nyonya" "tentu, saya izin pamit" aku pergi dari ruangan nya, benar aku harus segera bersiap, dan harus berkerja keras dan lebih giat lagi. "nyonya tuan muda sedang menangis sekarang, maaf nyonya saya bukan bermaksud untuk mengangu nyonya tapi lihat lah tuan muda dulu" WTF lah nie tubuh dah jadi emak emak?, yaudah lah gue Bawak ajah tu bocah "antarkan saya ketempat tuan muda" "lewat sini nyonya" yukkk mampirrr kalau kepooo kelanjutannya🤭 Arti judul bisa di lihat di capt 13 Cover by canva and pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines