Santri Untuk Humaira

Santri Untuk Humaira

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 9, 2024
Bagaimana jika seorang gadis badas, keras kepala, dan segala tindakannya yang tidak terpuji dipaksa untuk memperbaiki diri, lalu bertemu dengan seorang santri? Apakah ia akan berubah atau justru tetap menjadi dirinya sendiri? Penasaran? Yuk langsung baca aja! ----- ⚠ Warning! ⚠ ā—DILARANG KERAS PLAGIAT!!! ā—Cerita ini murni dari pemikiran Nana ā—Tidak bertanggung jawab atas kesaltingan dan kekesalan para pembacašŸ¤—šŸ˜‡ Tertanda: Nana/Nagita (usernnanas) 8 Juli 2024 ā€HAPPY READINGā€
All Rights Reserved
#591
islami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • nyantri bareng suami
  • Persimpangan Jalan (END)
  • Aurakham (Aurora & Arkham) [End]
  • Astagfirullah, Alzam! (End)
  • Diary Hijrah, ANTAGONIS [Completed]
  • Istri Nakal Gus Afan
  • Mahabbah di Ufuk Timur
  • OUR SECRET (Revisi)
  • Nadira Beserta Bahagia Miliknya āœ”
  • Guide to Jannah [END/REVISI]

Bagaimana jadinya jika kita menikah dan masuk ke pesantren bersama sang suami? Itulah yang di rasakan Anastasya Sabila. Gadis yang sering di panggil asya itu menerima perjodohan sebagai bukti baktinya pada orang tua. Haikal Zayyan Atharrazka. Pria berusia 21 tahun yang menjadi santri di salah satu pesantren. Demi memenuhi wasiat almarhum ibunya Haikal menerima perjodohan itu. Awal pernikahan yang membuat Haikal frustasi membuatnya memutuskan untuk memasukkan istrinya ke pesantren tempatnya mengaji. Dengan dalih belum bisa membimbing sang istri. Keputusan itu di dukung oleh bunda asya yang akhirnya keduanya masuk ke dalam pesantren dan mengaji bersama. Bagaimana kisah mereka di pesantren dengan status mereka yang sudah menikah? •ISLAMI ROMANCE|| Alfatharazzka series 1 . . . . . . No plagiat🚫 Aku anggap orang yang tidak memplagiat itu sangat cerdas karena dia dapat menghargai karya orang lain. Untuk yang memplagiat itu sangat tidak cerdas karena tak bisa menghargai otak nya sendiri yang pintar namun di buat bodoh dengan memplagiat. . . . WARNING AGAIN! Cerita ini menerima kritikan dan saran namun tidak menerima cacian dan makian. Author sangat menghormati readers yang dapat menjaga lidahnya untuk tidak terpeleset. _HAPPY READING_

More details
WpActionLinkContent Guidelines