Stuck in The Middle

Stuck in The Middle

  • WpView
    Reads 729
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 21, 2024
"Dating Show? Hah? Apa kamu sudah gila?" Teriak Aldo Winarka si dosen baru di Universitas Peony. Aldo, seorang idealis yang punya kebiasaan menyimpang dengan percaya ramalan ini menolak dengan keras keputusan teman barunya, Gregory, untuk ikut dalam acara kampus yang bertemakan Dating show. Aldo tetap bersikukuh untuk menolak tawaran Gregory sampai suatu ketika ia mendapatkan ramalan hari itu yang menyarankan Aldo untuk mencoba suatu hal baru. Kia Baskoro, seorang karyawan magang baru yang ditempatkan untuk menjadi asisten dosen, mempunyai tujuan hidup lain selain bekerja. Ia akan menemukan pasangan hidupnya disini, di Universitas Peony. Dimana benih-benih pengusaha dilahirkan. Pengacara sampai Dokter yang berprestasi juga dihasilkan dari Universitas Peony. Itulah alasannya Kia akan melakukan segala cara untuk bisa bertahan bekerja disini. Ia harus dapat mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Tapi Kia sadar akan nasib buruk yang selalu mengikutinya. Semua terjadi ketika Kia sadar bahwa atasannya adalah Aldo Winarka. Seseorang yang angkuh, terlalu bangga dengan dirinya sendiri dan gila. Betul, gila. Kia merasakan ada yang aneh setiap Aldo mulai tersernyum sendiri setiap ada pop up notifikasi kecil pada ponselnya. Semua nya tambah runyam ketika Kia, harus menggantikan salah satu teman kantornya untuk ikut serta dalam acara kampus yang mempunyai tema Dating Show tersebut. Disinilah Kia kembali dipertemukan dengan Aldo. Perjalanan kisah Aldo dan Kia untuk saling menemukan diri mereka masing-masing dengan ikatan suasana tidak terduga. Membuat keduanya semakin bingung dan enggan bergerak maju ataupun mundur. Mereka terjebak didalam putaran roda kehidupan yang membuat keduanya berpikir dua kali lebih keras tentang perasaan dan kehidupan mereka sendiri.
All Rights Reserved
#17
kimhyeyoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heartbeat Trauma
  • 1 hati 2 cinta
  • Laporan Untuk Tuan Menyebalkan!
  • Akhir Kisah Mereka! ( ROHYE )
  • Songsaenim..! Come to me..! (Vkook) {COMPLETED}
  • MY LECTURER || KIM NAMJOON || [END]
  • Komandan Tampanku
  • D'amore
  • HOT CEO Posesif Husband
  • Frekuensi Rasa [END]

Di sebuah rumah sakit besar dengan trauma center terbaik di Jakarta, Dr. Araya Maheswari, seorang dokter bedah trauma yang dikenal tegas dan perfeksionis, bekerja keras menyelamatkan nyawa di ruang operasi. Ia selalu mengutamakan profesionalisme, mengabaikan kehidupan pribadinya, dan memastikan setiap anggota timnya bekerja dengan standar tertinggi. Di sampingnya, ada Dr. Fero Wiranata, sahabat sekaligus rekan anestesinya sejak kuliah. Mereka telah bekerja bersama selama bertahun-tahun, memahami satu sama lain lebih dari siapa pun. Fero adalah satu-satunya orang yang bisa berbicara santai dengan Araya tanpa merasa terintimidasi oleh sikap dinginnya. Hubungan mereka berjalan di antara batas profesional dan sesuatu yang lebih dalam-sesuatu yang belum pernah mereka akui. Sementara itu, di bawah bimbingan Araya, Dr. Adimas Pratama, seorang dokter bedah muda penuh ambisi, berjuang membuktikan dirinya. Ia kerap berselisih dengan Salsabila Ramadhani, seorang perawat IGD dan bedah yang sama-sama keras kepala dan tidak mau kalah. Namun, di balik perdebatan mereka, ada perasaan yang perlahan berkembang. Ketika serangkaian kecelakaan besar terjadi, tim ini harus menghadapi tekanan luar biasa. Mulai dari menangani korban tabrakan beruntun, operasi darurat di ruang gawat darurat, hingga misi penyelamatan di lokasi bencana bersama Basarnas. Saat mereka berjuang mempertahankan nyawa pasien, mereka juga harus menghadapi perasaan mereka sendiri-ketakutan, kehilangan, dan mungkin, cinta yang tak terelakkan. Di antara kesibukan dan ketegangan hidup di dunia medis, apakah mereka berani mengizinkan diri mereka untuk mencintai? Atau justru perasaan itu akan menjadi beban yang mengganggu tugas mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines