Perpustakaan Tengah Malam

Perpustakaan Tengah Malam

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 22, 2024
WpInfo
Fanfic
TOMORROW X TOGETHER (TXT)
"Apa kau sanggup memenuhi syarat yang kami berikan?" Perkataan itu terus saja berputar dikepala Kejora. Apa yang akan dirinya pilih? Jika dirinya menolak syarat-syarat tersebut, hidupnya akan berakhir begitu saja. Namun, jika dirinya menerimanya, hidupnya pun akan tetap sama, dipertaruhkan diambang antara "hidup dan mati." "Saya memilih..." Ini, adalah perjalanan tentang seorang remaja perempuan disebuah perpustakaan tua. Diantara hidup dan mati, diantara persahabatan dan cinta, diantara pengorbanan dan pengkhianatan, dan semua itu harus ditentukan dengan cepat dan bijak agar mereka dapat terus bertahan hidup. Jadi, apa yang akan kau pilih? Hidup di dunia yang tidak kau inginkan, atau mati karena melawannya?
All Rights Reserved
#855
kerajaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ѕᥱ⍴ᥙᥴᥙk Ѕᥙrᥲ𝗍 || Choi Beomgyu
  • Dare To Love 2
  • WHY?
  • Seoul In Love - EXO (END)
  • Geani's Choice [On Going]
  • [✓] EVERLASTING SHINE
  • LOOK OUT [HIATUS]
  • Waktu || Choi Beomgyu
  • SHINBI'S HOUSE || Shinbi's House X Fem!readers

Beomgyu tidak tau apakah dirinya bahagia atau tidak. Hidup dengan keluarga berkecukupan dan kedua orang tua yang begitu menyayanginya tidak membuat dirinya merasa lega. Belum lagi Yeonjun, sang kakak yang selalu menjaganya dan selalu mendengarkan keluhannya tentang dunia. Laki - laki itu bimbang, namun dunia begitu kejam untuknya yang begitu rapuh. Ketika dirinya sudah tidak sanggup menahan rasa sakit, saat itu pula orang - orang datang padanya dengan senyuman. Memintanya bertahan demi orang yang dia sayangi tanpa memikirkan bagaimana rasa sakit yang dirinya tanggung seorang diri. "Bahkan jika sang mentari tak lagi memancarkan sinarnya, masih ada sang rembulan sebagai penggantinya. Hidup itu terus berputar, kehilangan adalah hal yang wajar. Karena pada akhirnya, kalian akan menyadari bagaimana orang - orang mulai datang menggantikan masa lalu dan kembali mengukir masa depan".

More details
WpActionLinkContent Guidelines