We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
GAFFANNA

GAFFANNA

  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 4, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Apa kamu bersedia berjalan bersamaku dan meraih mimpi kita bersama sama?" Kini, Pria dengan menggunakan jas formal itu tengah berjongkok dengan kedua lengan yang terulur dan membuka kotak cincin berwarna putih. "Aku bersedia, Gaffar. Tapi aku punya permintaan." Siapa wanita yang tidak senang jika dilamar oleh laki laki yang sangat ia sukai? Wanita itu mengangguk, kedua sudut bibirnya terangkat dan menampakkan senyum manisnya. "Permintaan apa itu, Atlanna?" Tanya Gaffar. "Peluklah aku," Atlanna menundukkan kepalanya, Gaffar bangun dan memegang kedua lengan wanita itu. "Gaf. Peluk aku ketika aku dalam keadaan terpuruk dan berada dalam kegelapan." Ujarnya, wanita itu menatap manik mata indah milik Gaffar dengan harap semoga pria ini akan selalu ada dalam hidupnya. Gaffar tersenyum dan mengangguk. "Ayo kita wujudkan rumah impianmu itu." Pria itupun meraih tubuh mungil wanita itu dan mendekapnya. ***** __________________________________________________ Start 15 Juli 2024 Novel ini baru, jadi mohon dukungan dari teman teman semuaa-🌷
All Rights Reserved
#124
bipolar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MARSELANA
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • RAVSYA
  • AYANGNA
  • Alletarez
  • ASKAR SCHOOL
  • D'TOPENG [ REVISI ALUR ]
  • SAMUDRA
  • VizA

Tinggal satu atap dengan anak tunggal dari majikan kedua orang tuanya membuat Alana seperti terbunuh setiap hari karena mulut pedas serta kelakuan bajingan yang Marsel miliki. Laki-laki problematik yang berusia satu tahun di atasnya itu adalah sosok pemarah, kasar, kejam, dan tidak berprikemanusiaan. Sementara Alana merupakan wanita penurut sedari kecil. Alana seorang pecundang, penakut, dan lemah. Bahkan saat Marsel menindasnya, memperlakukannya secara tidak adil, mencaci makinya, Alana hanya bisa bungkam sebab ia tak punya keberanian untuk melawan. Fakta tersebut membuat Alana jadi terlihat seperti mangsa empuk di mata Marsel. Menyakiti fisik maupun mental gadis itu perlahan jadi kebiasaan menyenangkan yang sering Marsel lakukan. Alana ia permainkan layaknya boneka. Nurani Marsel lambat laun mulai terkikis. Dia betul-betul mendapatkan hiburan sejak kedatangan Alana ke rumahnya lima tahun silam. Namun, segalanya menjadi runyam tatkala perasaan Marsel ikut andil dalam permainan yang dia buat sendiri. Start: 4 Januari 2024 ©copyright: Syakiraalfitri ⚠️ violence, harsh words, anti-hero, mental issues, family issues, criminal act.

More details
WpActionLinkContent Guidelines