We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Penyendiri VS Penyendiri

Penyendiri VS Penyendiri

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 9, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Gimana tuh nasibnya, ketika penyendiri beradu kecerdasan dalam segala hal dengan penyendiri lain? Zhafran Zulfan dan Melisya Melinda, dua penyendiri kelas berat yang tiba-tiba dipanggil gurunya, mengibarkan bendera perang satu sama lain dikarenakan karena mereka berdua disuruh kerja sama. Hal yang mustahil. Tapi sang guru yakin bahwa keduanya bisa bekerja sama, bahkan salah satu di antara mereka atau mungkin dua-duanya dapat merasakan berseminya tumbuhan perasaan bernama cinta. Zhafran, sesosok pemuda kulbet tapi mageran, sampai-sampai otaknya ikut mager harus merasakan bagaimana cara menghadapi orang seperti dia sendiri. Bagaimana cara Zhafran memenangkan duelnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Katalis rasa - [BL] [End]
  • Zeefazka
  • Awas Jatuh Cinta
  • ZAFRINA STORM TIED TO THE VILLAIN [Tahap REVISI]
  • Ekstrovert & Introvert [SELESAI✔️]
  • Cinta tak terduga dibalik tabligh
  • Cinta yang Jatuh (𝙏𝙖𝙢𝙖𝙩)

Zigo Pratama tidak pernah menyangka bahwa semester ini akan menjadi begitu melelahkan dan semua itu karena Gevan manusia yang selalu merasa lebih tahu segalanya, Gevan adalah tipe orang yang paling ingin Zigo hindari. Namun, takdir berkata lain. Sebagai rekan satu kelompok praktikum jurusan di kampusnya, mereka tidak punya pilihan selain bekerja sama. Awalnya, Zigo hanya ingin menjalani semester ini tanpa konflik. Ia berusaha menjaga jarak, menyelesaikan tugasnya, dan menghindari argumen yang tidak perlu. Namun, semakin sering mereka berinteraksi, semakin sulit baginya untuk mengabaikan kehadiran Gevan. Ada sesuatu di balik sikap dingin itu, sesuatu yang membuat Zigo penasaran. Di antara tabung reaksi dan laporan praktikum, perlahan tapi pasti, dinamika mereka mulai berubah. Gevan bukan hanya sekadar rekan satu kelompok yang perfeksionis, dan Zigo mulai menyadari bahwa perasaan yang tumbuh di dalam dirinya bukan sekadar kekesalan semata. Di dunia yang penuh dengan hitungan dan rumus, mungkinkah ada reaksi yang tak terduga di antara mereka? --- Maaf kalau ada pengejaan yang kurang benar, cerita masih dalam tahap revisi

More details
WpActionLinkContent Guidelines