RUANG SUNYI

RUANG SUNYI

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 13, 2024
Diana yang lebih akrab dipanggil Dee untuk pertama kalinya hidup di atas kakinya sendiri dan memutuskan untuk menemukan jati dirinya. Kemudian Diana dipertemukan dengan anak bapak kos yang super baik dan sejalan dengan dia. Pertemuan yang mulus tiba-tiba dihadapkan dengan perpisahan. Apakah Diana akan benar-benar menemukan jati diri dan juga mengisi ruang sunyi dalam hatinya?
All Rights Reserved
#360
kampus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karsa: Karena Kamu Adalah Daya (Tamat)
  • Nadi Membenci Hati
  • DIMENSI WAKTU
  • Persona
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Different Page [Complete]
  • Let Me,Love You.
  • It All Began In London.

Demi mengejar impian, Aksara Daya Garuda harus rela meninggalkan kampung halaman beserta semua hal indah dalamnya. Sayangnya, semua di luar ekspektasi. Ia belum sematang itu untuk menghadapi peliknya romansa, karir, dan relasi. Alih-alih menggapai mimpi secara utuh, kesalahan fatal malah mendorongnya jatuh. Lantas di titik akhir, tangan siapa yang akan terulur? *** Setibanya di Jakarta, Daya diajak bekerja oleh sepupu jauhnya yang ternyata adalah pemilik perusahaan ternama. Di situ pulalah ia mengenal Dea, gadis periang yang ternyata memendam masalah besar dalam hidupnya. Sesuai tujuan awalnya, tak lupa pula ia menempuh studi Sarjana pada setiap akhir pekan. Gagal dua kali dalam percintaan, Daya kembali memulai kisah baru dengan Lissa, teman kampusnya. Di tengah kisah cinta yang sedang mereka bangun, pria bertinggi seratus tujuh puluh sembilan sentimeter itu malah mengambil keputusan fatal yang berujung pada kejatuhannya sendiri. ••• Halo, cerita ini merupakan tulisan saya yang kedua di Wattpad. Semoga tulisan ini dapat terselesaikan dengan baik, dan dapat membuat pembaca sekalian puas dengan penulisannya. Ketimbang "vote", saya jauh lebih menghargai komentar di cerita ini, terutama komentar yang membangun. Mengapa? Karena komentar memiliki kontribusi kuat agar saya dapat mengoreksi setiap kekurangan dari cerita yang saya tulis. Sekian, selamat menangkap setiap makna di balik kata demi kata yang tertuang di dalamnya, selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines