Semua Buruk Kupeluk

Semua Buruk Kupeluk

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 3
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd maa, jul. 15, 2024
WpInfo
Poëzie
Kumpulan sajak dari manusia beranjak dewasa yang jiwanya masih tertahan di angka lima. Sialnya hidup terus memaksanya untuk berjalan meskipun kakinya berdarah-darah penuh nanah. Tak peduli seterjal apa jalannya, sepilu apa hatinya, dan seringkih apa pundaknya. Semoga Tuhan berbaik hati menyiapkan bahagia di depan sana.
Alle rechten voorbehouden
#14
ditinggalkan
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Meneroka Jiwa 2
  • Narasi patah hati
  • Hijrah Sang Hati [BOOK 1]
  • BROKEN HEART [END]
  • The Bridge Between Souls
  • Perjalanan Cintaku...
  • Let The Wounds Fade ( TAHAP REVISI)
  • Liharika Yang Tak Dianggap
  • Mahligai Cinta [END]✓

Ketika lara akhirnya mempertemukan pada cinta yang dinanti. Kala akhirnya terkuak sang tabir misteri. Apakah hidup akan memberikan kebahagiaan yang hakiki atau hanya kembali menorehkan luka di hati? Kisah ini masih tentang Wangi, anak dari penderita skizofrenia yang mulai mencintai diri sendiri. Perempuan lugu dari kaki gunung Merbabu yang akhirnya menambatkan hati pada sosok lelaki yang dikagumi. Hidup yang semula hanya berisi caci pun perlahan mulai berwarna-warni. Namun, hidup tetaplah penuh misteri. Misteri yang meski mendewasakan diri, tetapi juga tak jemu menghadirkan kejutan yang mempermainkan emosi. Apakah salah satu jawaban dari misteri akan membuat lelaki yang dicintai tetap selalu di sisi atau justru terpaksa meninggalkannya sendiri? Akankah cinta membawa Wangi menemukan makna kehadirannya di dunia ini atau lagi-lagi hanya menunjukkan bahwa dirinya tak berarti? *** Dilarang keras mengambil sebagian dan/atau seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Manusia yang bermartabat tak akan sudi melakukan plagiat. Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata, tetapi untuk detail nama tokoh, profesi, institusi, tempat kejadian, atau peristiwa, semua adalah murni imajinasi penulis. Dengan demikian, apabila ada kesamaan, maka itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen