ANGGARA ALEXSANDER ( End )

ANGGARA ALEXSANDER ( End )

  • WpView
    LECTURAS 2,093
  • WpVote
    Votos 299
  • WpPart
    Partes 55
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ago 3, 2024
Ku dengar cinta adalah obat untuk hati yang terluka, namun mengapa rasanya seperti aku tenggelam dalam penderitaan? Meskipun cintanya palsu, rasa ini terus membekas dalam diriku. Aku tak bisa memiliki dirinya, namun aku memilih untuk terus menantinya. Menunggu adalah pilihanku sekarang, tak peduli apakah akhirnya akan membawa kebahagiaan atau kesedihan. Ini adalah risiko yang kutanggung dengan penuh keyakinan.
Todos los derechos reservados
#418
diandra
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Revenge or Love (END)
  • Fragment [END]
  • BROKEN HEART [END]
  • Serpihan Luka
  • Secret Love [ ✓✓ ]
  • PAIN (TERBIT) ✔
  • APPRECIATE ME?
  • You And I
  • EZAZEA(end)

Bagaimana rasanya dinikahi oleh seseorang yang kamu cintai, tetapi hanya sebagai alat balas dendamnya? Aluna Jannaira, gadis dengan sejuta luka, memasuki pernikahan yang seharusnya menjadi awal kebahagiaan, tetapi justru berubah menjadi neraka. Tidak ada kasih sayang, tidak ada kelembutan, hanya dinginnya perlakuan dan luka yang semakin dalam. Ia bertahan, berharap cinta akan mengubah segalanya. Namun, semakin ia menunggu, semakin ia hancur. Luka demi luka tercipta, bukan hanya di tubuh, tetapi juga di jiwanya. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan sakit yang terus menggerogoti? Di antara kepedihan dan kebenaran yang perlahan terungkap, Aluna dihadapkan pada pilihan, bertahan dalam pernikahan yang menyiksanya, atau pergi untuk menyembuhkan luka-lukanya. Dan di saat semuanya hampir hancur, akankah bahagia yang ia nantikan akhirnya datang? Atau justru kehancuran yang harus ia terima? 🌹FOLLOW SEBELUM BACA

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido