Love That Hiding Between Us

Love That Hiding Between Us

  • WpView
    Reads 360
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 17, 2015
Bagaimana dengan sesuka hatinya dia menyuruhku untuk tinggal dirumahnya? Apakah ini masuk akal? Oh Tuhan... Perbaikilah pikiran pria tersebut. Aku rasa ada yang salah dengan otaknya -Gisella Veronica- Entah apa yang merasuki otak dan tubuhku. Saat pertama kali melihatnya, aku ingin memilikinya, berada disampingku, disisiku, didekatku, dan berada pada jangkauan mataku. Dan apa yang aku inginkan akan selalu aku dapatkan -Damon Frederick- Semua berubah setelah seorang Gisella Veronica -wanita berparas cantik, wajah sempurna, dan juga baik hati- bertemu dengan seorang pria bernama Damon Frederick -seorang pengusaha yang sangat kaya raya-. *** Haii... Ini cerita pertamaku jadi mungkin agak sedikit kaku. Tetapi terima kasih karena sudah membaca. Jangan lupa vote dan commentnya ya.. Terima Kasih, XOXO
All Rights Reserved
#3
between
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oddly Coupley (Complete)
  • My Sweet heart
  • Bad Papa
  • My MoChi
  • Halycon
  • [1] Dhiafakhri&Dzirafakhri [COMPLETED]
  • My Marriage With Mister Stoic
  • (Un) finished Business - END
  • SANDI & FANYA
  • Zelian 2: Apa yang Kurang?

"Daripada gue susah-susah cari calon suami yang oke, mending nikah sama lo aja, Ren. Yuk!" Ucapan Sybil dibalas semburan kopi yang langsung membasahi wajah jelitanya. Sementara itu, Daren yang terkejut tidak bisa bicara apa-apa. Otak sahabat yang sudah dua belas tahun dikenalnya itu, sepertinya memang benar-benar eror. "Lo tau kan kalau gue itu..." ucapan Daren menggantung. "Tau. Makanya gue mending sama lo. Tau sendiri gue nggak ada tendensi buat nikah. Nah... kalau sama lo at least nggak berasa nikah kan. Kayak kita bisa jadi housemate aja. Cuma emang 'terikat' supaya nggak kena grebek." Syibil mengemukakan alasannya begitu lancar. "Tap..." "Lo juga dapat benefit dari ini. Status kita nanti cukup buat jadi tameng di depan keluarga lo juga. Gimana?" Kemampuan persuasi Sybil memang luar biasa. Penawaran darinya terdengar menggiurkan ditelinga Daren. Lelaki itu pun dengan mudah setuju dibuatnya. "Deal."

More details
WpActionLinkContent Guidelines