We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Swalayan Baba (Seventeen x TWS)

Swalayan Baba (Seventeen x TWS)

  • WpView
    Reads 1,694
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 6, 2025
WpInfo
Fanfic
Seventeen
Selamat datang di Swalayan Baba - toko serba ada yang (katanya) bisa memenuhi semua kebutuhanmu. Dari barang harian sampai perkakas rumah tangga yang jarang dijual di tempat lain, semuanya lengkap di sini. Harga bersaing, kualitas tak ada lawan. Tapi ada satu hal yang bikin Swalayan Baba beda dari toko-toko lainnya. Di cabang Bogor ini, semua karyawannya laki-laki. Iya, semua. Total ada 18 orang-dari kasir, penjaga gudang, sampai bagian pengadaan barang. Kenapa? Konon kabarnya, Baba-sang pemilik swalayan-punya trauma mendalam sama perempuan. Nggak jelas sih ceritanya seperti apa, tapi itulah alasan di balik 'zona bebas cewek' ini. Lalu bagaimana 18 lelaki ini bertahan hidup sambil berusaha menghidupkan swalayan yang sudah dua tahun berdiri, tapi belum pernah untung sepeser pun? Apa mereka sekadar bekerja... atau diam-diam sedang menyusun rencana besar untuk menyelamatkan Swalayan Baba dari ambang kebangkrutan?
All Rights Reserved
#215
scoups
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kost Seventeen
  • JEON SAJANGNIM | MEANIE (Completed) ✓
  • Family For The Reason
  • verkwan the king mafia {End}
  • Imagine With Seventeen
  • Chatroom Seventeen
  • SEQUEL! Masa depan (SEVENTEEN STORY)
  • SIRKEL BERKELAS
  • Jurnal Dokter Muda

Saudara tidak harus sedarah kan? 13 Lelaki yang hidup satu atap, berbagai suka dan duka mereka hadapi bersama. Hidup dalam satu atap tanpa adanya figur dari orang tua itu memang susah tapi bagi mereka lebih susah hidup dengan keluarga yang bahkan tidak bisa membuat mereka nyaman. "Kost ini gua bikin karena gua gak suka kesepian aja, jadi gua buat murah" - Sancaka Terimakasih kepada Sancaka karena sudah membuat kost Seventeen, tak hanya menjadi tempat tinggal tetapi juga bisa menjadi tempat pulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines