Story cover for My Dikta by puspitaufi
My Dikta
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 12, 2024
Ini hanyalah kisah antara Dikta, ketua geng Samudera dengan Dara, gadis tunarungu yang menjadi korban bully.


Bagaimana kisah keduanya?



                                ******

"Lu dari mana si? Gue kan udah bilang kita kumpulnya jam dua belas. Lu malah datang jam setengah satu, lu buta angka apa gimana? Ini juga, rambut sama muka lo, setiap kita mau tawuran basah mulu perasaan. Lo mandi? 


"Heh monyet! Gue sholat dulu lah! Bajingan-bajingan gini, gue masih ingat Tuhan! Nggak kayak lo, lo kan calon penghuni nerak jalur VVIP."


                             *****
"Itu ibu kamu? Dia cantik."

"Iya, cantik. Kayak kamu."
All Rights Reserved
Sign up to add My Dikta to your library and receive updates
or
#39dikta
Content Guidelines
You may also like
RAIHAN by lumitoileee
50 parts Complete
(SELESAI) Raihan Paramahesa. Hampir seluruh penjuru sekolah mengenalnya. Cowok galak yang tak pernah taat aturan, suka cari ribut, suka bentak-bentak orang, dan mempunyai penyakit sensi akut tingkat tinggi. Namun seorang Inara tiba-tiba datang ke kehidupannya. Cewek yang sering menjadi sasaran bullying di sekolah. Cewek yang berhasil mengendalikan hati, pikiran, beserta tubuhnya. Meskipun sering dikucilkan, Inara tak sebodoh itu mempercayai bahwa Raihan benar-benar menyukainya. Apalagi sikap cowok itu yang selalu berubah-ubah kepadanya, membuat Inara selalu meragukan perasaan Raihan. Raihan yang sering membuatnya merasa seperti terbang ke angkasa, namun begitupun terhempas jatuh ke tanah. Ini cerita tentang seseorang yang bertahan dalam lingkar penghinaan, seseorang yang mimpi-mimpinya dipatahkan oleh keluarga sendiri, tentang sahabat yang setia, dan tentang rasa yang tak pernah usai. "Hati ini mencintaimu, memilihmu. Dan selamanya akan begitu. Tetapi bagaimana denganmu? Apakah memiliki perasaan yang sama?" ©2020 Melani Indartini ________________________________________ Cerita original dari imajinasi saya, dilarang plagiat! Jika ada kesamaan dengan karya lain mohon laporkan📍 (15++) ADA BEBERAPA ADEGAN DAN KONTEN SENSITIF (SELF HARM, BULLYING VERBAL&PSIKIS, KEKERASAN, KATA-KATA KASAR) BIJAKLAH DALAM MENELAAH DAN MEMILIH BACAAN⚠ Aku tidak menyarankan atau mengajak kalian melakukan hal buruk yang dilakukan oleh tokoh dalam cerita ini. Ambil dari sisi positifnya saja. Semoga cerita ini mengingatkan kalian pada masa SMA yang penuh canda tawa, suka & duka. Selamat jatuh cinta pada tokoh-tokoh di dalam cerita ini💕 Enjoyy🌸 Cover vector by : @keylowfya (Pinterest)
You may also like
Slide 1 of 9
ELGITA  (TERBIT) cover
RAIHAN cover
ARKANJESICA (END) cover
Fake Nerd [END] cover
Avoid Cold Boy // SELESAI✔️ cover
Dyara Dan Kisahnya [End] cover
Airka: My Queen Bullying cover
ARGA [TAMAT] cover
DARA & DORY: The Secret Of Destiny cover

ELGITA (TERBIT)

66 parts Complete Mature

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"