Story cover for Petrichor  by Arsara_
Petrichor
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 12, 2024
Sebuah kotak musik yang tidak sengaja kutemukan di meja lantai dua rumah ini seperti menarikku untuk menyentuhnya. Hanya kotak musik tua biasa, begitu dibuka muncul seorang balerina, dan saat aku putar tuasnya ...

Aku terlelap.

- Petrichor 
















Cerita bagian dua dari seri Kotak Musik.

Bagian pertama ; Alegori (dapat dibaca di X)
All Rights Reserved
Sign up to add Petrichor to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Midnight Rules (HARQEEL AU) by lucyanneth
8 parts Ongoing
Ada bangunan tua di ujung Lerangjati. Berdiri sendirian, dikelilingi ladang ilalang dan hutan yang terlalu sunyi untuk sebuah siang hari. Warga desa menyebutnya "Sekolah Tengah Ladang"-tempat yang dulunya mansion milik keluarga terpandang, kini menjadi sekolah menengah pertama yang terpencil dan nyaris terlupakan. Tak ada yang benar-benar tahu sejarah lengkap bangunan itu. Yang orang-orang ingat hanyalah bisik-bisik samar: kabar tentang malam yang berubah menjadi kelam, tentang suara tembakan yang membelah sunyi, dan tentang darah yang pernah membasahi lantai marmernya. Tapi itu sudah puluhan tahun lalu. Kini tempat itu tampak seperti sekolah biasa, meski terlalu besar untuk jumlah murid yang sedikit. Dindingnya masih berdiri kokoh, meskipun waktu dan cuaca telah menggerogoti warna-warnanya. Jendela-jendelanya tinggi dan sepi. Pohon oak tua di belakang gedung masih tegak seperti dulu-menjulang, menyimpan sesuatu yang tak pernah bisa benar-benar mati. Dan suatu hari, seorang guru baru datang ke sana. Namanya Aqeela. Ia tidak tahu bahwa langkah kakinya menuju sekolah itu adalah awal dari sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar tugas mengajar. Ia tidak tahu bahwa masa lalunya tidak benar-benar terkubur. Bahwa ada jiwa yang masih menunggu dalam diam. Bahwa ada mata yang telah lama mengamati... dan tak pernah benar-benar pergi. Karena tidak semua yang hilang... bisa dilupakan. Dan tidak semua yang mati... bisa dilupakan. [Genre : Horror, Thriller, Mystery, Dark Romance. Genre lain? Akan di add sesuai alur cerita]
You may also like
Slide 1 of 9
Rahasia kamar 7 cover
STALKER (S#6) END cover
SENVICTUS [Revisi] cover
Another Dimansion cover
The Best Of Miracle cover
Fate is Fake cover
Ketika Kita Terjaga cover
Midnight Rules (HARQEEL AU) cover
Obsesi Para Tokoh [END]  cover

Rahasia kamar 7

25 parts Complete

Kos Melati Indah berdiri di tengah gang sempit yang jarang dilewati orang. Siang aja hawanya sunyi, apalagi malam. Rumah kos itu punya dua lantai, tapi anehnya... cuma lantai bawah yang dihuni. Lantai atas selalu gelap, gak pernah ada suara, dan jendelanya tertutup rapat seolah ada sesuatu yang dikurung di dalam sana. Lorong dalam kos itu panjang dan berbau lembab. Lampunya redup, dan tiap kali angin bertiup, pintu-pintu kamar bisa terbuka sedikit sendiri-seperti disambut oleh sesuatu yang gak kelihatan. Kamar 7 ada di paling ujung lorong. Tepat di sebelah tangga naik ke lantai dua yang dilarang siapapun naik. Kamar itu selalu dingin, bahkan saat siang terik. Di atas pintunya, ada bekas gosong, dan di dalamnya, temboknya sedikit mengelupas-menampakkan coretan samar seperti bekas tangan... atau sesuatu yang menyeret. Kadang, dari kamar itu terdengar suara. Bukan suara orang. Bukan hewan. Suara yang berbisik, memanggil nama orang yang belum pernah tinggal di sana...