ANINTYA  (2007) [Hiatus!]

ANINTYA (2007) [Hiatus!]

  • WpView
    LECTURES 997
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Chapitres 35
WpMetadataReadTerminé mar., nov. 5, 2024
Jia jenica adalah anak kecil yang mencintai seseorang dari usia 6 tahun, ia memendam rasa itu sendiri. pria yang dia kagumi tidak peka terhadap dirinya selama bertahun-tahun. Berawal dari menolong Jia jatuh saat belajar bersepeda di lapangan, sehingga ada rasa kagum di dalam diri Jia. Jia rutin memberikan roti lapis dan air mineralnya secara anonim saat pria itu bermain bola di taman. Namun, pria itu mencintai perempuan lain. apakah cinta Jia terbalaskan? atau cintanya hilang seiring berjalannya waktu? apakah wanita seperti Jia mampu menahan segala rasa yang Jia alami? Kisah cinta yang sesungguhnya akan dimulai pada tahun 2007.
Tous Droits Réservés
#280
hongjisoo
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • I Convince Love Because of You [COMPLETED]
  • DESTINY [Sudah Terbit]
  • ISTRI KONYOL JJK
  • Ti amo : Kamu Dan Cinta [SELESAI]
  • SEMPITERNAL (G!P) - JENLISA✔
  • Identity (Completed)
  • Love In (✔)

Menceritakan tentang satu keluarga yang begitu harmonis. "Lala tidak suka suara berisik Wira, menganggu." ucap seorang gadis kecil yang masih berusia tujuh tahun, Nada bicara nya biasa saja tetapi menusuk "Wira kan tidak bisu, Kalau Lala tidak suka keributan ya pergi saja sana!" jawab seorang anak laki-laki yang seusia dengan Lala. mereka kembar, tentu saja. "Berantem terus sih, Lala jangan begitu ya. Wira juga, saling maaf-maafan dulu" ucap ibunda- Sabila lula- mencoba menengahi pertengahan kedua bocah di hadapannya. tetapi Lala malah menaruh kedua tangan nya di depan dada dengan bibir maju beberapa centi "Kalau gamau maaf-maafan, Ayah engga mau beliin alat-alat lukis dan mainan buat kalian lagi." Ucap ayahanda- Jack Bert Wijaya- terdengar serius. Si kembar lantas saling pandang, dan yang pertama mengulurkan tangan adalah Wira. karena bocah itu takut sekali jika tidak di belikan mainan, menurutnya mainan itu separuh hidup nya. "Nah, begitu kan enak dilihat" Sabila dan Jack kompak tersenyum melihat kedua anak nya kembali akrab dan suasana terasa hangat. ⚠️LANJUTAN CERITA 'JATUH CINTA' ⚠️ Usahain baca cerita 'Jatuh Cinta' lebih dulu ya, tapi kalau engga mau juga ga masalah karena di cerita ini komplit. Tapi usahain yaa.. itung-itung bantu ramein cerita itu, hehe

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu