We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Butterfly, Take Me To Neverland

Butterfly, Take Me To Neverland

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 27, 2026
WpInfo
Fiction
Mystery
Tinggal di rumah sakit jiwa itu tidak menyenangkan, karena itu Sarafine pergi dari sana. Ia menjadi siswi SMA kelas sepuluh meski sekarang usianya tujuhbelas tahun. Telat bukan masalah. Di sekolah baru, bertemulah Sara dengan seorang lelaki, yang mirip sekali dengan Jean Kyle. Bisa dibilang, Jean Kyle adalah satu-satunya yang menyenangkan selama Sara tinggal di rumah sakit jiwa. Pemikiran Sara bahwa Kyle telah keluar dari rumah sakit semakin kuat tatkala mengetahui bahwa nama siswa lelaki itu sungguhan Jean Kyle Dashiell. Namun, Kyle yang ini berbanding terbalik dengan Kyle yang Sara kenal. Jean Kyle telah menjadi seseorang yang amat berbeda. Sebenarnya, Sara masih kesulitan mengatur dirinya sendiri. Tapi, ia ingin tahu lebih banyak tentang Jean Kyle. Meski Kyle tampak tidak suka ketika Sara mengoleksi kupu-kupu di dalam stoples. Reaksi itu jauh lebih baik, sebab dulu Kyle akan berteriak jika Sara menangkap kupu-kupu dan menelannya. Semuanya terasa amat nyata, sampai tibalah hari itu. Hari di mana lelaki itu berkata bahwa Jean Kyle sebenarnya sudah mati.
All Rights Reserved
#280
weird
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Different Page [Complete]
  • Kutukan Tumbal
  • Carefull Wrong
  • STEP INTO THE BEAT || JIHOON KYUNGMIN
  • LOVE for TIME
  • Love's Serendipity
  • PERJODOHAN : ANTARA TAKDIR DAN PERBEDAAN
  • Vyola ✓

"Wah, kayaknya kita emang ditakdirin ketemu. Daritadi kita ketemu terus, iya nggak? Baru hari pertama padahal." - Ray dihari pertama kelas XI - Satu lembar kehidupan Tere menunjukkan wujudnya. Tere tidak menyangka bahwa satu keputusan bisa membuat kehidupannya berubah drastis. Tere yang selama ini hidup dengan penuh beban tanggung jawab dan kesulitan finansial, tiba-tiba diberi kemewahan yang seumur hidup tidak pernah ia rasakan. Tidak hanya itu. Sekarang ia bahkan tinggal bersama seseorang yang bisa dibilang 'artis' di sekolahnya. Dan anak itu... Apakah ini memang benar-benar takdir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines