INTERPRETASI RASA

INTERPRETASI RASA

  • WpView
    Reads 17,609
  • WpVote
    Votes 2,207
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 17, 2026
Bagi Cania, pekerjaan barunya sebagai Branch Leader di salah satu perusahaan photography merupakan hal yang sangat menarik. Ia disiplin, penuh dedikasi, dan bertekad untuk tidak memcampuradukkan urusan pribadi dengan profesional. Namun, semua berubah ketika ia bertemu bos seperti Dewa. Kerjaannya sering diselingi joke-joke receh dan candaan random. Tapi jangan salah, walaupun tengil dan banyak gaya, dia ngerti kerjaan luar dalam. Kadang bikin gemas, kadang bikin geregetan, tapi satu hal pasti: suasana kantor nggak pernah sepi kalau ada dia. Dewa memang bos, tapi gaya kepemimpinannya kayak temen nongkrong. Tanpa disangka, benih-benih cinta tumbuh di antara mereka. Namun, hubungan itu harus disembunyikan rapat-rapat. Status mereka yang tak setara, aturan kantor yang ketat, dan masa lalu yang masih membayangi membuat cinta mereka hanya bisa tumbuh... di balik layar. Saat gosip mulai beredar dan masa lalu keduanya mulai mengusik kembali, akankah cinta backstreet ini bertahan? Atau justru tenggelam sebelum sempat diperjuangkan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] When the Stars are Tired
  • FARMAKOLOVA
  • Transmigration is poor 21++
  • Perfect Love
  • A-KU & A-MU
  • TerraCotta (Completed)
  • Tobatnya 'Seorang' Buaya ✔
  • Informed Consent
  • Setelah Dua Windu ✓
  • Tasha! (A Sequel of Pakdhe!)

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines