Plot Twist: The Valerians

Plot Twist: The Valerians

  • WpView
    Reads 694
  • WpVote
    Votes 308
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 13, 2025
[Sudah bisa dibaca. Beberapa part masih belum dipublish] Valerian, keluarga yang sangat dihormati dari masa ke masa. Keluarga yang dikenal kaya dan penuh kekuasaan. Menyimpan kisah kelam pada tetua mereka. Banyaknya teror serta rentetan misteri yang belum terpecahkan memenuhi kepala setiap Valerian. Hidup dengan bayang-bayang musuh di masa lalu sang pendiri Valerian, dan menjaga nama baik Valerian. Kasus dan berita tak mengenakan yang terus-menerus terjadi, dan tak terkendali membuat hidup para warga dihantui perasaan cemas dan takut setiap harinya. Kisah perjalanan hidup sang Valerian serta beberapa nama keluarga terpandang yang ikut dalam kisah mengenaskan dan mengerikan penuh tragedi. [Rank] #Leoxodiac: 3 #ballerina: 7
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pӧlzl  [Tamat]
  • saireen : to eternal peace
  • AURORA LOVE DESTINY (END)
  • Being CEO's wife is cruel
  • HEI, BODYGUARD! (A Secret) ✔
  • Mantra Penghancur Moral
  • Where am I?

Pemenang Wattys 2020 kategori Mistery / Thriller (Biasakan follow author dulu sebelum membaca) Adakah yang lebih mengerikan dari sekadar menghadapi anggota keluargamu mati satu per satu, secara bergiliran, tidak rasional dan tidak dapat diterka? Sejak ditemukannya mayat seorang bartender yang tertimbun salju di halaman depan rumah keluarga Pӧlzl, rentetan tudingan membuat kehidupan mereka terasingi. Keanehan tingkah dan perilaku satu per satu anggota keluarga mulai bermunculan. Masing- masing bersembunyi, menyimpan rahasia dalam tabir tak tersingkap. Dalam beberapa periode waktu, teror masyarakat desa menjadi pembangkit sejarah kesadisan nenek moyang keluarga Pölzl. Kekuatan baru pun muncul ke permukaan. Seolah fitnah dan tudingan menjadi pemicu lahirnya si pembantai masyarakat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines