second House, Marriage

second House, Marriage

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 22, 2024
Padahal, Shena hanya ingin hidupnya seperti sedia kala. Kalau bisa meminta, Shena tidak mau dipertemukan oleh keluarga Pratama. Akan tetapi, skenario Tuhan tidak bisa ditebak. Cara satu-satunya menjalani apa yang sudah dikehendaki oleh sang pencipta. Menolak pun percuma. Tapi, untuk kali ini saja biarkan Shena memilih pasangannya sendiri tanpa ada campur tangan dari orang tua ataupun orang lain. Hidup untuk menjalin rumah tangga, bagi Shena bukan hanya sekedar mempunyai status sebagai seorang istri. Tapi, bagaimana cara kita untuk mengendalikan diri agar tidak terpengaruh oleh keadaan atapun hal lainnya. Menikah bukan hanya main-main semata. Apalagi, ini menyangkut masa depan dirinya di kemudian hari. Jika ada hal yang tak terduga tidak diinginkan, maka Shena harus siap melewati itu. Ini bukan perkara gampang. Walau sering mendengar celoteh orang lain soal pernikahan tanpa perasaan. Shena tetap mengutamakan yang namanya hati. Dia tak ingin menikah hanya karena sebuah keterpaksaan hingga berakhir begitu pilu. Cinta tetap perlu untuk menjalin hubungan suami istri. Jika keduanya tidak mempunyai itu. Lantas apa artinya pernikahan buat mereka? Semua akan sia-sia. Menjadi istri kedua yang tak diharapkan, membuat pikiran Shena membayangkan seperti apa nanti jika ia harus menahan diri untuk terus baik-baik saja. covermentahby: @pinterest yrgrlel
All Rights Reserved
#36
second
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Xless Marriage
  • Marriage Is Scary Or Happy?
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • ELEGI ASMARA
  • The Second Ring
  • God Gave Me You [The Wattys 2022 Winner]
  • Cinta Sendiri
  • FAITH: My Second Marriage (Buku Ready)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]

Setelah menjalani pernikahan nyaris sempurna selama dua tahun lebih, Kanina hanya ingin punya anak. Namun, dia tidak mungkin hamil dan melahirkan apabila suaminya belum pernah menyentuhnya. *** Ada yang tidak beres dari pernikahan Kanina dan Andra. Setelah dua tahun berumah tangga, mereka belum juga melakukan hubungan suami-istri sebagaimana mestinya. Hal yang awalnya tidak dijadikan masalah oleh Kanina, kini mulai menghantui pikirannya. Apalagi pertanyaan soal anak telah lama ditututkan padanya. Kanina menerka-nerka dan mencari tahu ada apa dengan suaminya hingga malam pertama mereka belum terjadi juga. Mulai dari menuduh Andra tidak suka perempuan, sampai berpikir kalau suaminya punya penyakit menular seksual. 
Kemudian, Kanina menemukan jawabannya. Sebuah jawaban yang secepat kilat menghancurkan dirinya. Sebuah jawaban yang membuat ia berusaha untuk mempertahankan rumah tangganya, juga menemukan kembali jati dirinya yang sempat menghilang. Mampukah dia?

More details
WpActionLinkContent Guidelines