DIANA
  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 14, 2024
"Lindungi dia.Itu tugas utamamu saat berada disana, DIANA."- EDWIN DONOVAN Hidup itu tidak adil dan tidak akan pernah adil,jika ingin merasa bahagia....... berjuanglah.Sehingga kau berada dititik yang kau inginkan. START:-14.07.24 END:-?
Todos los derechos reservados
#494
dracomalfoy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Stay, That's an Order | Drarry
  • Destiny
  • Don't Cry
  • I KNOW YOU DON'T CARE
  • 𝐍𝐎𝐓𝐇𝐈𝐍𝐆 𝐅𝐋𝐎𝐖𝐄𝐑 { 𝐂𝐎𝐌𝐏𝐋𝐄𝐓𝐄𝐃 }
  • With You 나는 행복하다
  • Rosemary for Remembrance by rubber_soul02 (Terjemahan)
  • Hate For Loving
  • The Reason

Harry sudah berhenti menghitung berapa kali ia jatuh. Tangannya gemetar begitu parah hingga ia tidak bisa menulis dengan benar. Kepalanya berdenyut setiap kali ia menggunakan sihir, pandangannya kabur seolah dunia sedang menjauh darinya. Ia kehilangan suara begitu sering hingga ia mulai berpikir bahwa ia lebih baik diam selamanya. Ia merasa kosong. Ia sudah lelah. Ia ingin menyerah. Tapi Draco Malfoy menolak membiarkannya. Draco menemukannya pingsan di perpustakaan, tubuhnya dingin seperti es. Ia berteriak memanggil Madam Pomfrey, menggendong Harry seolah tubuhnya tidak lebih berat dari selembar kertas. Dan ketika Harry terbangun, Draco menatapnya dengan ekspresi yang tidak pernah ia lihat sebelumnya-bukan ejekan, bukan amarah, tapi ketakutan yang nyata. "Kau pikir aku akan membiarkanmu mati begitu saja, Potter?" Draco mulai muncul di mana-mana. Mengawasi. Menyodorkan ramuan yang katanya "bukan urusanmu dari mana aku mendapatkannya." Mencibir setiap kali Harry mengabaikan kesehatannya. "Jangan pikir kau bisa mati sebelum aku sempat mengalahkanmu," katanya. Tapi matanya berkata sesuatu yang lain: Jangan tinggalkan aku. Ketika Harry jatuh lagi, kali ini lebih buruk-darah mengalir dari hidungnya, tubuhnya kejang tanpa kendali-Draco hampir menghancurkan ruang kesehatan dengan teriakannya. Harry ingin mengatakan bahwa ini bukan tentang Draco. Tapi kemudian ia melihat pria itu menggenggam tangannya seolah dunia akan runtuh jika ia melepaskannya. Dan tiba-tiba, ini memang tentang Draco. Tentang bagaimana Draco tidak hanya peduli. Tentang bagaimana Draco berjuang lebih keras daripada dirinya sendiri. Dan untuk pertama kalinya, Harry berpikir... mungkin ia bisa mencoba bertahan. 𝗙𝗮𝗻𝗳𝗶𝗰𝘁𝗶𝗼𝗻 𝗞𝗲-𝘀𝗲𝗽𝘂𝗹𝘂𝗵 𝗯𝘆 𝗔𝗠𝗔 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐓𝐲𝐩𝐞: 𝐋𝐨𝐧𝐠 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐂𝐡𝐚𝐩𝐭𝐞𝐫: 𝟐𝟒 (𝐄𝐬𝐭𝐢𝐦𝐚𝐭𝐞)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido