​Di Balik Status Rahasia

​Di Balik Status Rahasia

  • WpView
    Reads 3,227
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 17, 2026
WpInfo
Fanfic
aespa
LGBTQIA+
Romance
Michaela Hayes Kartayudha nggak pernah menyangka kalau keputusan paling nekat dalam hidupnya diambil di atas pasir pantai tiga tahun lalu. Waktu itu, dia hanya berniat menghampiri Kallista Elara Aryavarta-musuh bebuyutannya sejak masa koas-yang kelihatan kacau dan menyendiri di tepi pantai. Siapa sangka, alih-alih adu argumen kayak biasanya, Kallista justru menatapnya tajam dan melontarkan ajakan gila, nikah kilat hari itu juga. Keraguan Michaela hilang gitu aja, mengalahkan logika sehatnya, dan bikin mereka resmi terikat dalam pernikahan rahasia. ​Tiga tahun berlalu, rumah tangga mereka berjalan dengan dinamika yang unik. Di balik pintu rumah yang tertutup rapat dari jangkauan publik, gengsi tinggi dan adu mulut tetap ada. Tapi, urusan kemesraan dan perhatian tersembunyi selalu jadi nomor satu-sebuah ikatan fisik dan emosional yang jauh lebih dalam dari yang berani mereka akui secara terbuka. Tidak ada orang luar yang tahu kalau dua perempuan berpengaruh dari keluarga Kartayudha dan Aryavarta ini sebenarnya sudah berstatus sebagai pasangan suami-istri. ​Badai yang sebenarnya baru dimulai waktu Kallista resmi bergabung di rumah sakit swasta milik keluarga Michaela sebagai Kepala Spesialis Bedah Tulang. Kehadiran Kallista langsung membawa suasana baru yang makin panas di lorong-lorong rumah sakit. Sebagai Dokter Spesialis Bedah Jantung utama sekaligus penerus rumah sakit yang dingin dan tegas, Michaela harus tetap bersikap profesional di depan publik saat memimpin tim medis bareng Kallista. ​Ujian terbesar mereka bukan lagi cuma soal cara menyembunyikan status pernikahan di balik jas putih dokter, tapi rasa cemburu yang perlahan mulai membakar. Kallista yang mempesona dan berotak encer dengan cepat menarik perhatian seorang dokter spesialis senior. Di sisi lain, aura Michaela yang anggun, tegas, dan berkuasa membuat salah satu dokter muda terang-terangan berusaha mendekatinya. ​
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't Talk About Money
  • Salah Tapi Enak [GXG]
  • Fate (18+)
  • 48 FAMILY RESTAURANT ( JKT48 Gen 12 Fanfic)
  • Changed [Completed]
  • Renjana Tujuh Purnama
  • Love's Serendipity
  • EPHEMERAL PRINCESS {END} ✓

Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines