Watthanasetsiri Universe
  • Reads 1,724
  • Votes 142
  • Parts 8
  • Reads 1,724
  • Votes 142
  • Parts 8
Ongoing, First published Jul 15, 2024
Mature
Kisah kusuh Mix sebagai Fulltime papa kelima anaknya. Capek? Tentu. Tapi tenang, ada Mas Earth dan kak Sea. Yakin?

Ini adalah kisah kusuh Mix menghadapi 5 anak dan menantunya. Capek? Banget pastinya. Tapi tenang, selain ada kak Sea udah ada koh Jimmy yang bantu Mix sama Earth. Ada kak Dunk sama kak Louis juga sih, jadi aman. Iya kan?

Hallo! Selamat datang di Watthanasetsiri Universe. Jangan lupa untuk mengikuti kisah semua series Watthanasetsiri ya!

Book 1 - To Love with All Your Heart and Soul (EarthMix AU)
Book 2 - Take My Breath Away (JimmySea AU)
Book 3 - A Match Made in Heaven (JoongDunk AU)
Book 4 - I Have a Soft Spot in My Heart for You (NeoLouis AU)
Book 5 - I Think You Hung The Moon (PondPhuwin AU)
Book 6 - Heart-throb (GeminiFourth AU)
All Rights Reserved
Sign up to add Watthanasetsiri Universe to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dosa Ku cover
After Graduation cover
Selena (Wanita Panggilan) cover
𝐒oerabaja, 1730 cover
Ziel Alexander Dominic [PDF]✔️ cover
BABY CHANIE cover
antagonis wife [PO] cover
Kesayangan Bunda cover
The Best Of Miracle cover
He Fell First and She Never Fell? cover

Dosa Ku

76 parts Ongoing

Liu Qiaqio, Permaisuri Dinasti Jin, telah menyerahkan hati, jiwa, dan raganya untuk sang kaisar. Dia mencintainya dengan sepenuh hati hingga merasa lelah, tetapi sang kaisar yang dingin hanya memiliki mata untuk satu orang, dan orang itu bukanlah dirinya. Kehangatan di mata kaisar saat memandang orang itu tidak pernah menjadi miliknya, kelembutan suara kaisar saat berbicara dengan orang itu tidak pernah ditujukan padanya, bahkan hingga ajal menjemput. "Apa salahku sehingga kau membenciku sejauh ini? Apa aku telah melakukan kesalahan sehingga kau memandangku dengan begitu hina? Apakah mencintaimu adalah dosa yang begitu besar?" tanyaku dengan lemah. "Dosamu adalah mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai," jawabnya dingin. 'Dia benar, aku telah menghabiskan terlalu banyak cinta untuknya hingga aku tidak punya sisa cinta untuk anak-anakku, untuk mereka yang benar-benar peduli padaku. Jika aku diberi satu kesempatan untuk menebus semua itu, aku akan menghabiskan seluruh hidupku melakukannya,' pikirku sembari menutup mata dan menyambut kematian. Atau begitulah pikirku.