We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DIFFICULT

DIFFICULT

  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 28, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Berteman bukan berarti selalu bersama. Pacaran bukan berarti saling suka. Menikah bukan berarti akan terus mencintai. Bermusuhan juga belum berarti bertengkar. Semuanya memang sudah salah dari awal. Fenita hanyalah seorang gadis beruntung yang diangkat menjadi anak oleh keluarga kaya. Keluarga Zarawinata. Menyenangkan memang kalau memiliki keluarga yang sayang padanya dan juga saudara tiri yang kelewatan baik. Dan tidak salah juga kalau Fenita jatuh cinta sama Adit Risvalindo. Cowok dari keluarga kaya yang merupakan anak dari sahabat papanya. Cowok mapan yang di gila-gilai para wanita. Memang tidak salah mencintai Adit. Apa lagi dia juga memiliki rasa terhadap Fenita. Tapi masalahnya Dona, saudara tiri Fenita juga mencintai Adit. Jadi, apa yang harus dilakukan??? Kita semua tau bahwa kisah cinta seperti ini tak semudah kelihatannya. Butuh pengorbanan dan air mata. Dalam hal ini kita gak hanya sekedar butuh cinta, karena cinta itu egois. Dan jika kita salah memilih satu langkah saja maka semuanya bisa berantakan. Fenita benar-benar terjebak diantara dua pilihan. Bersama cowok yang dicintai serta mencintainya. Atau memilih saudara yang menyayanginya dari kecil bagaikan adik kandungnya sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZENNA DAN AZERRA
  • Dark Love: Evanesce (On Going)
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • Koneksi Dekat : Cinta yang Tak Terduga
  • My Childish Wife [TAMAT]
  • Tak Sejalan
  • Imam Pilihan Appa [end]
  • My Bromance [18+] End
  • FLAMBOYAN
  • Girl's

"Paras kami memang sama, begitu juga dengan lekuk tubuh ini. Namun, tidak dengan sikap dan nasib. Entah apa yang berbeda dimata mereka, hingga berbuat perbedaan yang jauh antara adik dan kakak!" Menjadi anak kembar bukanlah hal yang seru. Banyak hal yang dilewati, suka duka maupun suka cita. Itulah yang dirasakan Azenna dan Azerra. Sikap dan perilaku mereka yang terbilang saling bertolak membuat orang tuanya juga membedakan kedua anak. Azerra si paling manja dan Azenna si paling sendirian. Namun, jauh daripada itu. Sebenarnya kehidupan Azerra juga tidaklah mudah. Namun, naas. Puncak kepahitan Azerra harus terlimpahkan kepada Azenna. Niatnya untuk membantu kesedihan sang adik, ternyata tidaklah mudah. Namun, berhasil membuat Azenna merasakan kasih sayang kedua orangtuanya dalam bingkai Azerra. Hingga akhirnya, Azenna mengerti. Kehidupan yang berputar tidak akan pernah membuatnya menyesal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines