I am not Marionette

I am not Marionette

  • WpView
    Reads 527
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 10, 2024
Tantangan adalah hal yang selalu aku hindari dalam hidupku. Hal itu membuatku harus merasakan banyak penyesalan yang tak ingin aku ulang kembali. Mataku menatap bangunan kokoh ini dengan banyaknya sejarah masa lalu yang membuatku segan dan merasa hidup. Tawa kala itu masih terdengar jelas sebelum aku melewati semua hal berliku dalam perjalanku hingga ke titik ini. "Dhaniya!" suara itu membuatku tersenyum saat aku menoleh menatap sosoknya. Pria yang pernah singgah di hatiku dan pergi untuk menjemput pilihannya yang ia perjuangkan mati-matian. "Yusuf?" "Aku disini," suara lainnya terdengar menggema di indera pendengaranku saat kurasakan tangan hangatnya menggenggam tanganku dengan lembut. Wajahnya berseri dengan tatapan teduh yang selalu membuatku merasa tak percaya bahwa aku telah menemukan jalan yang aku impikan. Aku menunduk dengan cadar yang menutupi wajahku dengan bayangan saat kakiku menginjak banyak negara demi menjadi seperti aku yang saat ini berada di tempat ini. "17 tahun, akhirnya aku kembali," gumamku dengan mata berkilau kala menatap bangunan itu. "Aku berhasil Zhaf. Terima kasih sudah mengajarkanku sebuah makna kehidupan yang sebenarnya," gumam hatiku kala mataku menatap indahnya bangunan itu di bawah langit berawan yang cerah.
All Rights Reserved
#19
europe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KHALISA🖤
  • Our Love Story
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Zauji Zaujati [On Going]
  • My Diary
  • My Heart Called For You
  • Ingkar 🌿|| Ending
  • Wrong Dream
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]

⚠️ BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA YAH KAWAN-KAWAN⚠️ ⭐JANGAN LUPA VOTES⭐ ⭐JANGAN MENJADI PEMBACA GELAP⭐ Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh... Hello Everybody Selamat datang di cerita pertama saya dan pengalaman pertama saya menulis sebuah cerita Jadi mohon maaf jika ada kesalahan Karena manusia tidak luput dari kesalahan :) . . . "Guss...." Ucap Khalisa dengan mata berkaca-kaca siap untuk jatuh "Apa tidak ada sedikitpun rasa cinta untukku yang sudah mencintai gus selama 2 tahun ini" Lanjut Khalisa dengan air mata yang hampir jatuh Semua orang diruangan terdiam mendengar perkataan khalisa "Tidakk, Lillahi Ta'ala saya tidak pernah menaruh hati kepadamu Khalisa" Ucap Gus Hanan dengan tangan mengepal kuat "Aku mencintaimu Gus" Ucap Khalisa yang tidak dapat membendung air matanya yang terjatuh di pipi cantiknya "Menjauhlah Khalisa, Karena saya telah menemukan tulang rusuk saya dan itu bukan kamu" Ucap Gus Hanan dengan tenang "Tapi Semua perlakuan Gus Hanan kepada ica selama ini? Apa Gus tidak berpikir telah membuat ica menaruh hati pada gus?, Kenapa? Kenapa Gus Hanan memberi ica harapan seolah-olah gus menyukai ica selama ini! kenapaa?" Teriak Khalisa sambil menangis tersedu-sedu "Hapus rasa cintamu kepada saya, karena saya akan menikah beberapa hari kedepan! Tidak kah kau malu mengutarakan cintamu di depan calon istriku!" Seru Gus Hanan dengan tegas . . . Bagaimana Perasaan Khalisa, Akankah Khalisa Bertahan atau Melupakan dan Menerimanya Dengan Lapang Dada? Bagaimana Kisahnya? Yukk Simak Bersama-sama 🤗 Fyi : Cerita ini saya angkat atas dasar pemikiran saya dan saya tidak mengcopy atau menyalin cerita orang lain, ini murni pemikiran saya sendiri Terima Kasih🤗❤️‍🔥

More details
WpActionLinkContent Guidelines