Lisa Masih Ada (Hold On)

Lisa Masih Ada (Hold On)

  • WpView
    GELESEN 82
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadErwachseneninhaltLaufend54m
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Sep. 27, 2024
Seketika, hening menemani suasana. Gelap, namun angka jam baru menunjukkan 10 pagi tepat. Redup dan suram, walhal bukan mendung. Beratusan pelajar disini, namun yang bersuara hanyalah angin tetapi tidak dingin. Memerhati di segenap sudut, semua masih diam membisu. Terkelu dan terkaku. Semakin lama, kipas gergasi yang melekat pada bumbung dewan ini berputar dengan laju yang teramat. Sehinggakan wayar yang menyokong kipas ini seakan akan tidak mampu untuk menampungnya. Percikan api mula kelihatan di sekitar badan kipas itu. Dan akhirnya saat yang ditunggu, kipas gergasi itu akhirnya jatuh menghempap dewan menghentikan suasana yang kaku tadi berubah menjadi suasana yang kabut. Lebih malang lagi ada yang tidak sempat menyelamatkan dari. Hari ini, dewan Sekolah Melati Putih dihiasi dengan warna warna pekatnya darah, ditemani dengan anggota yang bersepai akibat dicincang dengan bilah kipas gergasi itu. Masih membisu, hanya ditemani dengan bunyi nafas yang kencang serta degupan jantung yang laju. Sehinggalah bunyi jeritan yang nyaring disudut dewan memecahkan kesunyian. "Wahai Laskar-laskar kerajaan jasad, tunduk lah engkau dengan hawa nafsu! Nikmati saja dunia ini, nescaya kamu takkan rugi! "
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • THE MARIONETTE GAME
  • Resah
  • Trauma
  • Bumi
  • Rindu Itu Luka
  • My Best Mama
  • SUARA DARI SEPARUH JIWA
  • Iblis Yang Mengetahui Nama Saya
  • What If I Never Met You
  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira

Cathaline bukanlah manusia biasa. Ia adalah boneka porselen hidup - ciptaan dari garis pembuat spirit doll kuno - yang dikendalikan oleh Arthur, sosok misterius yang berkomunikasi hanya lewat perintah dingin dan tak terbantah. Tugasnya sederhana namun kejam: membunuh tujuh orang sebagai bagian dari ritual kelam yang mengikat jiwa dan tubuhnya. Tujuh korban telah jatuh secara beruntun. Sekolah elit Nocturnalisym di Jerman berubah menjadi panggung kepanikan dan paranoia. Cathaline tetap memainkan perannya dengan sempurna - menjadi siswi lemah lembut dan religius - sambil menyembunyikan retakan di balik kulit porselennya. Namun semuanya berubah ketika Keith muncul. Keith adalah mantan pembunuh berantai yang pernah dikurung... lalu menghilang. Tatapannya tajam, senyumnya penuh manipulasi - dan entah kenapa, ia bisa melihat retakan yang tak terlihat oleh manusia lain. Alih-alih membongkar Cathaline, ia justru menawarkan kerja sama. Bukan untuk menyelamatkan dunia - melainkan untuk membalikkan permainan. Sebab Arthur ternyata bukan hanya dalang pembantaian itu - ia adalah keturunan terakhir dari keluarga pembuat spirit doll Tiongkok kuno yang telah mengikat Cathaline ke dalam takdirnya. Arthur tidak hanya mengendalikan Cathaline... ia juga menyimpan rahasia kelam yang bisa menghancurkannya sepenuhnya. Kini permainan berubah arah. Boneka yang dulu dikendalikan, Bersama sang pemburu yang kehilangan arah, Berbalik mengguncang sang pencipta. Apakah Cathaline akan benar-benar bebas? Atau ia hanyalah pion yang berpindah tangan dalam permainan yang lebih besar? Selamat datang di The Marionette Game. Di sini, bukan manusia yang menentukan nasib... melainkan yang paling pandai berpura-pura menjadi hidup.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien