Sayap Untuk Ilona

Sayap Untuk Ilona

  • WpView
    مقروء 2,481
  • WpVote
    صوت 1,922
  • WpPart
    فصول 22
WpMetadataReadمكتمِلة خميس, ينا ٣٠, ٢٠٢٥
Mengisahkan tentang perjuangan, kebebasan, dan keberanian untuk memilih jalan hidup sendiri, meskipun dunia terus menariknya kembali. Akankah Ilona menemukan sayapnya dan terbang tinggi, atau tetap terperangkap dalam bayangan keluarga yang tidak pernah memahami dirinya? Rank #1 kisah (18/1/2025)
جميع الحقوق محفوظة
#414
mimpi
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • VIOLAND [TERBIT]
  • Irene's Mission!
  • [END] When the Stars are Tired
  • U N F A I T H F U L (Lengkap)
  • Bella Transmigrasi menjadi figuran ( TAMAT ) ✅
  • Tinta Luka [END]
  • Broken Home (Completed)
  • Hapless

[BEBERAPA PART DIHAPUS DEMI KEPENTINGAN PENERBITAN] * Hidup yang penuh tantangan karena kedua orang tuanya sudah pergi meninggalkan Violin Shakila sejak ia menduduki bangku SMP. Bermodalkan nekat, ia tetap berjuang melanjutkan hidup sebatang kara. Ia ingin mewujudkan impian kedua orang tuanya. Bekerja seakan menjadi kewajiban agar tetap hidup tanpa kedua orang tua. Hidup Violin tersusun rapi tanpa ada keluh yang terucap. Perempuan yang kerap disapa Violin mampu menyihir banyak lelaki yang mendekatinya. Terlalu banyak sampai Violin memilih seseorang yang paling pantas untuknya. Seorang lelaki yang membantunya bisa sembuh dari penyakit yang ia derita. Perjuangan untuk sembuh dari penyakit itu, membuat lelaki itu ikut berjuang juga untuk mendapatkan hati Violin dengan sulit. "Dunia itu susah untuk dikejar. Padahal aku nggak mageran! Apalagi mereka yang mageran, apa kata dunianya?" Bertahun-tahun, Violin sama sekali tidak menunggu akan hadirnya sosok lelaki baik, berhati buaya darat. "Sudah terlanjur dekat, terlanjur jatuh. Tinggal tancap gas menuju ke pelaminan." Ternyata hidup yang dibayangkan olehnya tidak selancar dulu, banyak hambatan yang harus disingkirkan. Hidup yang dulu indah, kini berubah menjadi sampah. Akan kah Violin masih terus melanjutkan perjuangannya sebagai seorang sarjana tanpa hadirnya? Atau berhenti sebagai mahasiswi pecundang? "Ingat, aku hanya mau kita melangkah bersama-sama sampai akhir! Aku, kamu dan keluarga kita!" ***

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى