Nafas Terakhir

Nafas Terakhir

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 17, 2024
Menaruh harapan pada manusia itu taruhanya kecewa, seperti abell yang selalu berharap untuk kasih dan sayang diberikan padanya namun hanya berdasar pada jurang kekecewaan. "kehilangan adalah bagian memori menyakitkan yang tak berujung" -danar bagaspati "kamu tau? ketika tuhan ingin menjelaskan apa arti keindahan, lalu ia menciptakan kamu" - agya aryasatya "kelak kamu akan menyadari, bahwa waktu seseorang tak ternilai harganya." -abelline zhiwa zafeya mau tau kelanjutan kisahnya? ayok baca!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NARARYA || ENDβœ”οΈ
  • light of love
  • their story
  • Adek Abang || END
  • Dear God
  • Kisahku Tentangmu
  • Syerli And The Wounds That Never End
  • All We Want [βœ“]
  • diary pertengahanβœ“
  • Bumi ; The Hurt

"Genan semesta itu jahat untuk orang seperti kita, mereka tidak bisa memberikan kita rasa baik baik saja, semesta terlalu jahat untuk kita yang menganggap semua orang baik genan" "Tapi gue tetep bersyukur karena semesta mengizinkan lo untuk di samping gue sampai detik ini nara, gue nggak bisa benci semesta karena udah ciptain lo di kehidupan gue"

More details
WpActionLinkContent Guidelines